Kamis, 18 Desember 2014
Tribun Jakarta

Kader PDIP Diminta Tetap Santun Dukung Jokowi-Ahok

Minggu, 5 Agustus 2012 02:32 WIB

Kader PDIP Diminta Tetap Santun Dukung Jokowi-Ahok
TRIBUN JAKARTA/JEPRIMA/FX ISMANTO
Fauzi Bowo dan Joko Widodo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Perjuangan (DPP PDIP) Puan Maharani, mengaku prihatin atas isu suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA) di antara Joko Widodo dan Fauzi Bowo.

Ditemui di kediaman Ketua MPR Taufik Kiemas di Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Sabtu (4/8/2012), Puan berharap pada Pilgub DKI putaran kedua, semua pihak dapat bertindak sesuai peraturan.

"Lebih baik dalam putaran kedua kita lakukan yang fair. Perbuatan dan perkataan yang sama. Jangan kita black campaign. Kita berkompetisi secara baik, jujur, adil. Biarkan rakyat DKI memilih pilihannya tanpa intervensi," ujar Puan.

Putri mantan Presiden Megawati Soekarnoputri pun sempat mengimbau kader-kader PDIP, agar tetap santun dan beretika dalam mendukung pasangan Jokowi-Ahok.

Puan percaya, Badan Pengawas Pemilu dapat menyelesaikan masalah ini. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pun, menurutnya memberi imbauan serupa, agar kader PDIP tetap menjaga keamanan dan ketertiban Pilgub DKI putaran kedua.

"Kami tetap menahan diri, kan mau Lebaran. Kami lebih baik ibadah saja lah," cetus Puan.

Mengenai kasus Rhoma Irama, salah satu pendukung Foke yang kedapatan memberi ceramah berbau SARA, telah dilaporkan ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta, Puan menyayangkan hal tersebut.

"Itu kan menghasut sebagian masyarakat yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya," paparnya. (*)

BACA JUGA

Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Editor: Yaspen Martinus

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas