• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 2 Oktober 2014
Tribun Jakarta

Terminal Kampung Rambutan Lebih Sepi dari Biasa

Minggu, 5 Agustus 2012 12:21 WIB
Terminal Kampung Rambutan Lebih Sepi dari Biasa
TRIBUNNEWS.COM/WAHYU AJI
Suasana di Terminal Kampung Rambutan

Laporan Wartawan Tribun Jakarta Mochamad Faizal Rizki

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- H-14 lebaran belum ada lonjakan arus penumpang di terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, suasana terpantau masih berjalan normal bahkan lebih sepi dari hari-hari biasanya, saat ini kondisi terminal belum menunjukkan adanya peningkatan penumpang. Hal ini dipertegas oleh Budi Prayitno Kepala Regu Terminal Akap Kampung Rambutan yang mengatakan kondisi terminal Kampung Rambutan saat ini lebih sepi dari hari biasanya.

"Belum ada lonjakan arus penumpang mudik lebaran hingga hari ini h-14, malah lebih sepi dibanding hari biasa, kondisi seperti ini terlihat sejak awal puasa hingga minggu kedua,"ujar Budi di Terminal Kampung Rambutan, (05/07/2012). 

Budi mengatakan, lonjakan arus penumpang mudik di Terminal Kampung Rambutan biasanya akan terasa ketika H-3 lebaran. Saat ini armada bus yang tersedia ialah armada rutin yang biasa beroperasi.

"Memang dari Kemenhub persiapan untuk arus mudik dan balik lebaran dimulai H-10 dan H+10, tapi nanti biasanya penumpang itu akan melonjak H-3,"imbuhnya.

Saat ini, lanjut Budi, bus yang tersedia cukup banyak, namun penumpangnya yang tidak ada. "Nanti sebaliknya penumpang banyak, busnya yang tidak ada karena terjebak macet di jalur mudik,"kata Budi.

Budi menambahkan, penambahan armada angkutan biasanya disesuaikan dengan situasi dan kondisi pada saat puncak arus mudik dan balik."Misalnya kalau ada peningkatan penumpang untuk jurusan Purwokerto, kita akan tambah armada beberapa bus,"tuturnya

Menurut Budi, biasanya penumpang yang sudah memilih untuk pulang jauh-jauh hari merupakan pekerja sektor informal, karena mereka tidak terikat jam kerja. "Sedangkan kalau karyawankan ada jatah liburnya,"tambahnya.

Sepinya penumpang saat ini menurut Budi disebabkan juga oleh awal tahun ajaran baru sekolah.  "orang-orang lebih memilih untuk tidak mudik karena biayanya sudah terpakai untuk sekolah anak, dan juga mungkin waktu liburan sekolah anak kemarin sudah menyempatkan untuk pulang kampung,"tutupnya.

Penulis: Mochamad Faizal Rizki
Editor: Gusti Sawabi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
796951 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas