• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 30 Juli 2014
Tribun Jakarta

Peraturan Zonasi Jakarta Beda dengan Daerah Lain

Senin, 6 Agustus 2012 23:29 WIB
Peraturan Zonasi Jakarta Beda dengan Daerah Lain
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Calon Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, saat pendeklarasian dukungan kepada dirinya dari PPP, di Kantor PPP, Jakarta, Kamis (2/8/2012). Pasangan Foke-Nara maju ke putaran kedua pilkada DKI Jakarta, bersama pasangan Jokowi-Ahok, setelah menyingkirkan empat kandidat lainnya. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jakarta sebagai ibukota negara mempunyai beberapa kekhususan termasuk dalam menata tata ruang kota. Pasalnya, di Jakarta berkumpul kegiatan lembaga pemerintah pusat dan kegiatan lembaga negara.

Pemprov DKI mengajukan Raperda tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR)dan Peraturan Zonasi ke DPRD DKI. Raperda ini merupakan pendukung dari operasional Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DKI 2010-2030. Menurut Gubernur DKI Fauzi Bowo, ditetapkannya Perda nomor 1 tahun 2012 tentang RTRW tahun 2030, maka RDTR dan Peraturan Zonasi harus ditetapkan dalam waktu paling lambat 36 bulan.

Dikatakannya, hal itu berdasarkan Undang-undang nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang yang mengamanatkan pentingnya RDTR dan Peraturan Zonasi sebagai satu diantara instrumen pengendalian pemanfaatan ruang, dan pendukung operasional RTRW 2030.

"RDTR dan Peraturan Zonasi di Jakarta berbeda dengan daerah lain di Indonesia. Jakarta harus memperhatikan beberapa kekhususan, seperti perlu menyediakan ruang untuk kegiatan lembaga pemerintah pusat dan kegiatan lembaga negara. Kemudian kekhususan Jakarta dari aspek sistem skala pelayanan wilayah," ujar Gubernur yang akrab disapa Foke ini, Senin (6/6/2012) di gedung DPRD DKI.

Foke menjelaskan kekhususan dari aspek fungsi kawasan sebagai kota inti dalam Megalopolitan Jabodetabekpunjur, tercantum dalam Peraturan Presiden nomor 54 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Jabodetabekpunjur. Menurutnya kekhususan ini berimplikasi terhadap perumusan rencana penataan ruang Jakarta yang harus memperhatikan keterkaitan dengan penataan ruang Bodetabekpunjur dalam segala aspek.

"Raperda ini juga untuk mengantisipasi isu-isu utama Jakarta seperti kependudukan, transportasi, Sumber Daya Air dan pengendalian banjir, penyediaan ruang terbuka, serta permukiman," imbuhnya.

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Willy Widianto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
802422 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas