Kamis, 18 Desember 2014
Tribun Jakarta

Rhoma: Dalam Konteks Bernegara, Saya Cintai Jokowi-Ahok

Senin, 6 Agustus 2012 11:38 WIB

Rhoma: Dalam Konteks Bernegara, Saya Cintai Jokowi-Ahok
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Penyanyi dangdut yang juga Dai, Rhoma Irama (dua kiri) menangis saat jumpa pers bersama Ketua Panwaslu DKI Jakarta, Ramdansyah (dua kanan) di kantor Panwaslu Jakarta Pusat, Senin (6/8/2012). Rhoma Irama diperiksa oleh Panwaslu terkait dugaan SARA terhadap pasangan Jokowi-Ahok saat ceramah di salah satu masjid di Jakarta. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Raja dangdut Rhoma Irama menegaskan dirinya tidak perlu meminta maaf kepada pasangan Jokowi-Ahok terkait ceramah yang diduga berbau SARA di sebuah Masjid.

Usai diperiksa di gedung Panwaslu DKI, Rhoma mengatakan dirinya mencintai Jokowi-Ahok dalam konteks berbangsa dan bernegara. Namun dalam konteks beragama, ia mempunyai pandangan lain.

"Kalau misalnya Ahok katakan, kamu harus pilih Cina, kamu harus pilih Kristen, so what? Itu sah-sah saja," ujar Rhoma, Senin (6/62012).

Rhoma menuturkan jangan sampai dalam pemilukada DKI tahun ini terjadi benturan antara Muslim dan Non Muslim. Menurutnya apa yang dikatakannya di Masjid tersebut, merupakan kewajibannya sebagai seorang Muslim untuk mengingatkan sesamanya.

"Dalam memilih pemimpin dilarang memilih yang tidak seiman. Itu kewajiban saya mengingatkan dalam konteks kehidupan beragama," katanya.

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Gusti Sawabi

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas