• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribun Jakarta

Jokowi Siap Terima Rhoma Irama Jika Ditelantarkan Foke

Rabu, 8 Agustus 2012 20:40 WIB
Jokowi Siap Terima Rhoma Irama Jika Ditelantarkan Foke
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Penyanyi dangdut yang juga Dai, Rhoma Irama (tengah) bersama Ketua Panwaslu DKI Jakarta, Ramdansyah (kanan) saat jumpa pers di kantor Panwaslu Jakarta Pusat, Senin (6/8/2012). Rhoma Irama diperiksa oleh Panwaslu terkait dugaan SARA terhadap pasangan Jokowi-Ahok saat ceramah di salah satu masjid di Jakarta.

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tampaknya Rhoma Irama bisa berbaju kotak-kotak ke depannya apabila Raja Dangdut tersebut dibiarkan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli berlayar tanpa bendera.

Tim Advokasi Jokowi-Ahok, Denni Iskandar, menyebutkan bisa saja meminang Rhoma apabila terus dibiarkan Foke-Nara.

"Beliau (Rhoma) kan endorser sebagai pengiklan. Sangat sulit bagi rakyat untuk mengatakan itu bukan tim kampanye. Tapi kalau itu pun yang dilakukan mereka, ya sudah. Itu urusan tim kampanye sama Bang Rhoma, berarti kan mau dikorbankan sendirian Bang Rhoma," ujar Denni kepada wartawan, di kantor Panwaslu DKI Jakarta, Rabu (8/8/2012).

Status Rhoma bukan bagian tim kampanye Foke-Nara ketika Rhoma dipanggil Panwaslu DKI terkait ceramahnya yang diduga berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) di salah satu masjid di bilangan Jakarta, beberapa hari lalu.

Namun apabila Foke juga tidak mengakui Rhoma, lanjut Deni, Rhoma lebih baik merapat ke kubu Jokowi.

"Mudah-mudahan Bang Foke tidak seperti itu. Tapi kalau Bang Foke juga mengatakan Rhoma Irama bukan (bukan tim kampanyenya), waduh luar biasa. Lebih baik Bang Rhoma ikut tim kampanye kami," terangnya.

"Iya, kalau sebagai mubalig, kami mau menyelamatkannya. Paling tidak dia menjadi mubalig lah di tempat kami, supaya kami lurus, terang jalan kami. Tidak usah berkampanye di tempat kami, jadi mubalig saja," tegas Deni.

KLIK JUGA:

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Anwar Sadat Guna
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas