Jumat, 28 November 2014
Tribun Jakarta

PKS Bantah Minta Jatah Kepala Dinas di Pemprov DKI

Rabu, 8 Agustus 2012 21:18 WIB

PKS Bantah Minta Jatah Kepala Dinas di Pemprov DKI
ist
Logo PKS

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lamanya pernyataan dukungan dari PKS apakah mendukung Foke atau Jokowi di putaran kedua pemilukada DKI, disinyalir karena PKS meminta jatah Kepala Dinas di lingkungan Pemprov DKI. Hal ini pun langsung dibantah oleh PKS.

Menurut Ketua DPW PKS DKI, Selamat Nurdin, tidak ada permintaan mahar ataupun meminta jatah Kepala Dinas di Pemprov DKI. Dikatakannya, hal itu tidak masuk akal jika meminta jatah Kepala Dinas sehingga belum disetujui pasangan Foke-Nara.

"Nggak ada mahar-maharan. Apalagi minta jatah Kepala Dinas. Tidak masuk akal karena Kepala Dinas dan Sekda kan PNS DKI. PNS itu loyal sama Gubernur-nya," ujar Selamat, Rabu (8/8/2012) usai acara buka puasa bersama di kantor DPW PKS DKI.

Lebih lanjut, Selamat menuturkan usai kalah dalam putaran pertama pemilukada DKI, internal PKS melakukan survei dan hasilnya yang paling tinggi adalah golput. Artinya, tidak mendukung pasangan calon manapun.

Menurutnya dalam internal PKS banyak yang marah, disebabkan Jokowi tidak melakukan apa-apa namun bisa menang. Namun menurutnya pada putaran kedua ini, baik Foke maupun Jokowi belum memenuhi kriteria PKS. Selamat menilai kedua figur tersebut sangat berat untuk didukung PKS menuju DKI 1.

"Siapa pun pasangan calon yang nantinya didukung PKS, dipastikan tidak akan mencoreng citra PKS sendiri. Karena pemilih Jakarta tidak melihat parpol pendukung melainkan pesona pribadi pasangan calon," pungkasnya.

Ayo Klik:

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas