• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribun Jakarta

Minta THR ke PKL, Wali Kota akan Tegur Lurah Bidaracina

Kamis, 9 Agustus 2012 11:24 WIB
Minta THR ke PKL, Wali Kota akan Tegur Lurah Bidaracina
Ilustrasi Uang THR

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Walikota Jakarta Timur Murdhani mengungkapkan akan segera memberi sanksi tegas kepada lurah yang meminta partisipasi pengusaha jajanan, pemilik toko dan pedagang kaki lima (PKL), untuk memberikan hadiah paket lebaran kepada tenaga Satpol PP dan PHL (pekerja harian lepas) Kelurahan Bidara Cina.

Menurut dia, seorang pejabat tidak dibenarkan meminta bantuan dana untuk alasan apapun tanpa ada penjelasan logis.  "Nanti saya panggil dia. Itu tidak benar. Apalagi untuk THR sebab saya saja tidak dapat THR," kata Murdhani saat dihubungi, Kamis (9/8/2012).

Dikatakan Murdhani, PKL dan pemilik usaha tidak memiliki kewajiban untuk memberi sumbangan kepada aparatur pemerintah.  "Sudah salah tindakan seperti itu. Yang pasti saya akan beri tindakan," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, puluhan pengusaha jajanan, pemilik toko dan pedagang kaki lima (PKL) yang berjejer di Jalan Otto Iskandar Dinata resah dengan surat permintaan bantuan tunjangan hari raya (THR).

Surat tersebut dikeluarkan oleh Lurah Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (8/8/2012) kemarin.

Surat bernomor 349/1.755 tertanggal 6 Agustus 2012 ini bersifat penting dimana tertera tandatangan lurah Nasrudin dan dipertegas dengan stempel kelurahan Bidara Cina.

Surat itu berbunyi 'Dalam rangka menyambut dan merayakan Idul Fitri 1433 H tahun 2012, saya merencanakan akan memberikan hadiah paket lebaran kepada tenaga Satpol PP dan PHL (pekerja harian lepas) Kelurahan Bidara Cina sejumlah 40 orang dan tenaga kebersihan 10 orang.'
Saat dikonfirmasi seputar pernyataan tersebut, Nasrudin mengakui bahwa kebijakan yang dilakukannya bukan diasumsikan pungutan liar (Pungli).

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Gusti Sawabi
0 KOMENTAR
811511 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas