• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Tribun Jakarta

PKS Bergabung, Duet Foke-Nara Tetap Keropos

Sabtu, 11 Agustus 2012 20:25 WIB
PKS Bergabung, Duet Foke-Nara Tetap Keropos
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Cagub DKI Jakarta, Fauzi Bowo, dan Cawagub Nachrowi Ramli, bersama Presiden PKS, Luthfi Hasan (ki-ka), saat menghadiri acara pendeklarasian dukungan Partai Keadilan Sejahtera kepada pasangan Foke-Nara dalam Pilkada DKI putaran kedua, di Kantor PKS, Jakarta, Sabtu (11/8/2012). Setelah calonnya gagal melaju ke putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, PKS akhirnya menjatuhkan pilihan mendukung pasangan Foke-Nara, alih-alih mendukung pasangan Jokowi-Ahok. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi mendukung pasangan kandidat gubernur Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli. Masuknya PKS kian melengkapi kekuatan duet tersebut menjelang pilkada DKI putaran kedua.

Namun, meski PKS sebagai partai peraih suara terbanyak di Jakarta bergabung diprediksi koalisi bentukan Foke itu tetap keropos.

"Dalam konteks realitas pilkada, terbuka lebar juga langkah koalisi ini keropos. Maksud saya, basis konstituen tidak lagi loyal terhadap partai melainkan pada figur yang dianggap menjadi icon harapan mereka. Elite parpol juga menurut saya tidak akan all out memperjuangkan Foke-Nara, karena bisa jadi 'sense of belonging' di antara partai-partai dengan Foke-Nara tidak terbangun sungguh-sungguh,"ujar Pengamat Politik UIN Syarif Hidayatullah, Gun Gun Heryanto kepada Tribunnews.com, Sabtu (11/8/2012).

Tidak hanya itu, menurut Gun Gun, sangat mungkin muncul stigma kuat di masyarakat bahwa langkah Foke ini menjadi strategi elitis. Dia akan terbebani hutang budi pada banyak 'investor politik' dalam pilkada, sehingga ekspektasi warga DKI pemimpin ke depan tidak akan terwujud.

Gun Gun mengatakan koalisi besar tersebut juga tidak lantas membuat posisi Foke-Nara mudah memenangkan pertarungan. Justru bisa saja, koalisi itu menjadi blunder politik juga bagi Foke-Nara.

"Sejak awal kan saya sudah memprediksi di level elite partai tentu pasangan Foke-Nara akan sangat ngotot menerapkan strategi penguasaan partai-partai dengan konsep 'blocking partai' seperti yang pernah dilakukan Foke-Prijanto pada Pilkada DKI 2007. Foke-Nara secara intensif melobi dan melakukan negosiasi guna membangun koalisi besar.  Dalam skema ini PKS, PPP, Demokrat, Golkar, PKB dan PAN  merapat ke kubu Foke-Nara,"jelasnya.

Peran para elite Dewan Pengurus Pusat (DPP) partai masing-masing lanjut Gun Gun sepertinya lebih mudah memberi endorsement ke Foke-Nara. Dukungan partai-partai koalisi pendukung pemerintahan SBY ini diprediksi lebih mudah menyatu dengan Foke-Nara bukan karena kesamaan platform,terlebih ideologi, melainkan lebih karena alasan taktis-pragmatis,yakni pertimbangan elektoral 2014.

Sangat mungkin dibangun kata Gun Gun semacam sentimen asal bukan PDIP dan Gerindra karena saat ini keduanya jelas-jelas adalah representasi kekuatan non kekuasaan dan berpotensi meroket pada Pemilu 2014. Tentu jika Jokowi-Basuki menang di Pilkada DKI akan menjadi faktor pengatrol popularitas sekaligus elektabilitas partai-partai pengusungnya.

"Bahkan sangat mungkin Jokowi juga menjadi calon potensial dari PDIP untuk presiden di masa mendatang.  Selain itu, ada pertimbangan taktis-pragmatis bagi para kandidat jalur partai yang sudah mengeluarkan biaya politik selama putaran pertama. Prediksi saya, yang paling siap meraup mesin pemenangan partai-partai yang tidak lolos di putaran pertama ini adalah Foke-Nara karena mereka memiliki sumber daya finansial lebih baik dibanding pasangan Jokowi-Basuki,"kata pengajar di universitas Paramadina.

Sekarang prediksi tersebut terkonfirmasi, bahwa kelompok elit parpol terutama yang berada dalam koalisi pemerintahan SBY-Boediono akan merapat dan berupaya menjegal langkah Jokowi-Ahok.

Ayo Klik:

Penulis: Willy Widianto
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
3 KOMENTAR
822562 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • hariey-Minggu, 12 Agustus 2012 Laporkan
    Semua partai pendukung foke akan menerima konskwensi dr raskyat keropos dan JATUH!!!apalgi PKS,,,buat apa lo majuin hidayat kl toh akhrnya dkng foke!!sm jg boong!!!hidayat hilang kewibawaanmu...comenmu menggelikan!!!
  • Ton-Minggu, 12 Agustus 2012 Laporkan
    Masyarakat DKI yg dekat dg
    berita, tentunya sangat
    marfum, bahwa dukungan
    partai2 ke Foke, tdk
    gratisan. Tentu bila Foke
    menang, akan banjir
    titipan kepentingan.
    Berbeda dg Jokowi, partai2
    sdh bisa merasakan Jokowi
    akan menang, ttp rakyat
    tahu
  • tenangno pik├Črmu.-Sabtu, 11 Agustus 2012 Laporkan
    buat bang jokowi,tenang dan slalu tawakal,kalau memang anda di pilih allah jadi gubernur DKI,kenapa tdk? walaupun semua elit parpol mendukung foke-nara,sangatlah mudah bagi allah SWT.
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas