• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribun Jakarta

Polda akan Usut Penyebar Isu SARA

Minggu, 12 Agustus 2012 11:57 WIB
Polda akan Usut Penyebar Isu SARA
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto memeriksa salah satu senjata tanpa izin hasil operasi Senjata dan Bahan Peledak (Sendak Jaya) di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (26/7/2012). Hasil operasi Sendak Jaya, petugas berhasil menyita barang bukti berupa senjata api tanpa izin, senjata api rakitan, petasan dan puluhan senjata air softgun. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Isu SARA banyak muncul di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta dan menjadi perbincangan hangat warga Jakarta, isu terakhir yang sempat berhembus ialah kasus pengeroyokan seorang santri di Jelambar, Jakarta Barat.

Melalui layanan Blackberry Messanger yang beredar diinformasikan :

" Pemukulan terhadap relawan Fauzi Bowo Nachrowi Ramli. Pada hari Kamis tanggal 09 Agustus 2012 bertempat di Pondok Pesantren Riyadul Mu'minin Jl Tubagus Angke No 21 Jelambar Baru Grogol Petamburan Jakbar, telah terjadi penganiyaan terhadap relawan Fauzi Nachrowi yg juga santri ponpes tsb yg diduga dilakukan oleh simpatisan jokowi-ahok kebetulan etnis tionghoa bernama ronal. Korban bernama yusuf yang menderita luka lebam, pingsan dan mata tidak bisa melihat akibat pemukulan,"

Namun isi pesan tersebut langsung dibantah tegas oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto. Dikatakan Rikwanto peristiwa tersebut murni tindak pidana dan tidak ada kaitannya dengan Pilkada DKI Jakarta.

Lebih lanjut, dikatakan Rikwanto, apabila isu tersebut dinilai meresahkan masyarakat. Pihaknya akan mengusut penyebar isu yang dinilai bernada SARA dalam kasus pengeroyokan itu.

"Kalau isu itu sudah menyesatkan, bernada SARA, dan meresahkan masyarakat, kami akan usut," ucap Rikwanto, Minggu (12/8/2012).

Rikwanto juga mengakui pasca kejadian tersebut, dirinya langsung ke TKP dan sharing bersama. Demi meluruskan kesimpangsiuran informasi yang beredar di masyarakat dan memicu potensi konflik yang lebih besar.

"Tolong jangan buat isu seperti itu. Kasihan masyarakat sedang puasa dan mau Idul Fitri," ujar Rikwanto.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Gusti Sawabi
1 KOMENTAR
823952 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Sari-Minggu, 12 Agustus 2012 Laporkan
    Ni smua karna ulah si Rhoma iSARA penyanyi dangdut. Usut tuntas sampai ke akar2 nya
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas