• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 17 April 2014
Tribun Jakarta

Politisasi SARA Pembodohan Akal Sehat Rakyat

Minggu, 12 Agustus 2012 09:43 WIB

Politisasi SARA Pembodohan Akal Sehat Rakyat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasangan calon yang maju dalam putaran kedua pemilukada DKI diminta lebih fokus pada kampanye visi dan misi, bukan politisasi SARA. Politisasi SARA merupakan bentuk pembodohan terhadap akal sehat rakyat.

Hal ini diutarakan oleh Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, yang mengatakan pasangan calon seharusnya melakukan kampanye yang mendidik pemilih dan masyarakat dengan fokus pada program dan visi misi yang ditawarkan dalam membangun kota metropilitan dan ibukota DKI Jakarta.

Menurutnya pasangan calon seharusnya berebut simpati dan suara pemilih Jakarta dengan hal-hal yang terukur, melalui tawaran program dan visi misi yang menggambarkan apa yang akan dilakukan lima tahun kedepan.

"Bukan dengan politisasi SARA. Itu merupakan bentuk nyata pembodohan atas akal sehat pemilih dan rakyat," ungkap Titi, Minggu (12/8/2012).

Titi pun meminta pihak kepolisian untuk tidak mendiamkan kasus-kasus dan politik SARA dalam pemilukada DKI hanya karena alasan hal tersebut adalah rezim pemilukada yang mesti ditangani Panwaslu DKI. Kepolisian, lanjutnya, harusnya menempatkan politik SARA sebagai ancaman terhadap kemajemukan dan kesatuan kebangsaan sebagai NKRI.

"Isu SARA tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Jika diperlukan, kepolisian hendaknya bisa sesegera mungkin melakukan asistensi terhadap pengawas pemilu jika dirasa ada keterbatasan kapasitas pada jajaran pengawas pemilu. Saya juga imbau pada semua pihak, politik SARA tidak akan membawa dampak besar terhadap kemenangan pasangan calon," tuturnya.

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Gusti Sawabi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
823732 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas