Pemilihan Gubernur DKI

Kubu Jokowi Bantah PKS Minta Mahar Rp 50 Miliar

Duet calon gubernur DKI Jakarta Jokowi-Ahok membantah adanya mahar yang diminta PKS senilai Rp 50 miliar

Kubu Jokowi Bantah PKS Minta Mahar Rp 50 Miliar
TRIBUN JOGJA/ Ade Rizal
Para pemudik yang sebagian besar berasal dari Jakarta itu disambut dengan kalungan bunga oleh Jokowi dan mendapat kotak makan sahur gratis.Tampak Jokowi saat membagikan makan sahur

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Duet calon gubernur DKI Jakarta Jokowi-Ahok membantah adanya mahar yang diminta PKS senilai Rp 50 miliar untuk mendukung pasangan calon tersebut di putaran kedua pilgub DKI Jakarta.

Ketua Tim Advokasi Jokowi-Ahok, Deni Iskandar heran mengapa bisa ada sebutan angka tersebut.

"Tudingan itu dari mana? Saya tidak pernah ngomong angka," ujar Deni ketika dihubungi Tribunnews.com, Jakarta, Sabtu (17/8/2012).

Menurut Deni, cerita tersebut bermula ketika ada wartawan menanyakan apakah koalisi tersebut menyangkut adanya THR mengingat sekarang sekarang menjelang Idul Fitri.

"Saya hanya menjawab pertanyaan. Masa sih enggak ada THR? kan mau lebaran? THR ya perlu. Soal organisasi perlu biaya? Ya biaya perlu. Tapi apakah itu menjadi mahar? Ya saya enggak tahu," jelas Deni.

Namun Deni hanya mengaku bahwa dia mendengar ada percakapan kepentingan.

"Kalau sampai keluar angka enggak adalah. Saya enggak tau," pungkasnya.

Berita Terkait: Pemilihan Gubernur DKI

Penulis: Eri Komar Sinaga
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved