• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribun Jakarta

Meski Dikeroyok, Jokowi Tetap Diunggulkan Menang

Rabu, 22 Agustus 2012 12:54 WIB
Meski Dikeroyok, Jokowi Tetap Diunggulkan Menang
TRIBUN JOGJA/ADE RIZAL
Calon gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengunjungi Sujiatmi Notomihardjo, ibunya, di kediamannya Jalan Plaret Raya RT 01/RW 17, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (18/8/2012).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai-partai besar akhirnya mendukung pasangan Fauzi Bowo- Nachrowi Ramli dalam putaran kedua Pilkada DKI. Tercatat, PPP, Golkar dan PKS telah resmi mengusung pasangan incumbent tersebut.

Namun, Pengamat Politik asal UI, Hamdi Muluk melihat peluang pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tetap besar walaupun dikeroyok partai besar.

"Peluang tetap besar mengingat kedaulatan memilih tetap pada individual voter atau pribadi pemilih bukan pada partai-partai," kata Hamdi ketika dihubungi, Rabu (22/8/2012).

Hamdi mengatakan pemilih dapat mendasarkan pilihannya kepada pasangan tertentu yang didukung partai. Sepanjang partai tersebut memiliki keanggotaan yang kuat.  Menurut Hamdi, sifat keanggotaan partai yang kuat hanyalah PDIP dengan 11 persen serta PKS sebesar 7 persen, jika dihitung dari suara nasional

Dalam kondisi seperti itu, Hamdi, mobilisasi partai terhadap pemilih individual menjadi terbatas. "Karena jumlah orang yg merasa ia adalah partisan persentasenya kecil," tuturnya.

Hamdi mengatakan partisan yang patuh terhadap arahan partai jumlahnya terbatas seperti PAN yang tidak sampai angka 3 persen. Sedangkan Demokrat, PPP, Golkar, kata Hamdi, memiliki massa yang cair.

"Mereka gampang berpindah-pindah tergantung sosok kandidat dan isu-isu terkini seputar pilkada itu misalnya program, kondsi politik, citra partai, kondisi dan kekuatan figur kandidat," ungkapnya.

Dengan melihat fakta di atas maka Hamdi memprediksi Pilkada DKI putaran kedua akan tetap dimenangkan Jokowi-Ahok. Walaupun akan ada penambahan suara dari PKS kepada Foke.

Hamdi mengatakan suara pemilih dari pendukung Faisal Basri, Hendardji Soepandji dan Alex Noerdin dan sebagian pemilih Hidayat Nurwahid mengarah ke Jokowi.

"Jadi matematika di atas kertasnya tetap Jokowi akan unggul," ujarnya.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Gusti Sawabi
4 KOMENTAR
852192 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Budi Wijaya-Kamis, 23 Agustus 2012 Laporkan
    Yuk gabung di FOKEVSJOKOWI.COM )
  • Mur-Rabu, 22 Agustus 2012 Laporkan
    Jangan pilih Foke, dia sdh
    menggadaikan Amanahnya kpd
    partai2 pendukungnya.
    Berbagai jabatan kepala
    dinas sampai walikota,
    tentu sdh dijanjikannya
    kpd partai2
    pendukungnya.belum lagi
    mahar2 berbentuk fullus.
    Pilihlah Jokowi, di Solo
    dia sdh terb
  • setuju banget-Rabu, 22 Agustus 2012 Laporkan
    Ngapain denegerin partai politik yg kerjanya ngabisin uang rakyat...Partai akan memble kalau politikus anda kayak yang ada saat ini...selamat menanti kehancuran kaliannnn
  • setuju-Rabu, 22 Agustus 2012 Laporkan
    Akan lahir phenomena rakyat vs
    kerojokan partai,model untuk
    pemilu 2014
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas