• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribun Jakarta

Timses Jokowi Sesalkan Selebaran Gelap Hina Ahok-Prabowo

Selasa, 28 Agustus 2012 17:22 WIB
Timses Jokowi Sesalkan Selebaran Gelap Hina Ahok-Prabowo
TRIBUNNEWS.COM/WAHYU AJI
surat di rumah-rumah warga Cipinang yang bertuliskan hinaan dan memojokan Ahok, calon wakil gubernur yang berpasangan dengan Joko Widodo.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kubu pasangan calon gubernur DKI Jakarta Jokowi-Ahok menyesali adanya selebaran gelap yang beredar di Cipinang, Jakarta Timur. Selebaran itu berisi hinaan terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

"Saya menyesali niat jahat yang merusak demokrasi, ini merupakan gangguan bagi upaya membangun pilkada bersih. Dalam masa pendalaman demokrasi atau reformasi seharusnya sudah tidak lagi menggunakan cara-cara primitif yang miskin kecerdasan dan tidak mencerdaskan. Seharusnya, aktor intelektuanya sadar bahwa kerusakan lebih luas, dan yang dirugikan bukan saja Ahok tapi kita semua karena strategi yang miskin argumentasi tersebut membodohi kita semua," kata Anggota Tim Sukses Jokowi-Ahok, Eva Kusuma Sundari kepada Tribunnews.com, Selasa(28/8/2012).

Meski riset Kompas lanjut Eva menunjukkan bahwa isu SARA berakibat kecil pada pengambilan keputusan pemilih.

"Kita berharap fitnah juga demikian. Semoga pemilih tidak terpancing emosinya dan tetap rasional untuk mempertanyakan sumber berita yang tidak jelas, lompatan logika soal pengkhianatan hingga argumen kaitannya dengan Prabowo sementara dia sendiri adalah etnik Cina," jelas Eva.

Lebih jauh Eva mengimbau semua pihak berkomitmen untuk berdemokrasi yang mencerdaskan dan beradab, tanpa kekerasan baik simbolik maupun fisik. Demokrasi yang berkepribadian yaitu santun, jujur, berbudaya (asal menang, dengan menghalalkan segala cara) dan mementingkan pencapaian substansi demokrasi yaitu kesejahteraan rakyat.

"Bukan simbol-simbol SARA yang memecah belah para pemilih," katanya.

Seperti diketahui sebelumnya selebaran gelap menghina kandidat wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok beredar di kawasan Cipinang Indah II, di Jalan walet dan di Jalan Nuri sekitar Blok EE, Cipinang Indah II, Jakarta Timur.

Salah seorang pembantu rumah tangga di komplek tersebut Amah (26) membenarkan hal tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kemarin ada 5 lembar amplop kembar yang terhampar di halaman rumah majikannya.

Berikut ialah tulisan yang tertera dalam surat edaran gelap tersebut:

"Prabowo Subiyanto Letjen TNI Purn Mantan Pangkostrad, di pecat dari TNI, ditolak masuk ke : Amerika Serikat, Uni Eropa, dll. Karena kejahatan HAM sekarang : Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra dalang Tragedi Mei 1998. Kami etnis Tionghoa dianiaya, dirampok, toko dan rumah dibakar, dibunuh, istri dan anak-anak gadis diperkosa. Jangan lupakan itu!"

Dan yang ditujukan kepada calon wakil kepala Daerah Ibukota Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berisikan sebagai berikut :

"Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) penghianat! Karena ambisi kekuasaan, bekerja sama dengan prabowo. Ahok tidak merasakan penderitaan kita di Jakarta, ketika itu ia di Belitung. Mari kita tolak Ahok Penghianat!!!"

Pada kedua surat tersebut, tulisan dibuat dengan huruf kapital. Seperti yang terdapat pada foto diatas. Sampai berita ini diturunkan, belum ada tindakan dari Panwaslu wilayah setempat, hal ini mungkin karena tidak ada warga yang melaporkan kejadian tersebut.

Berita Terkait: Pemilihan Gubernur DKI

Penulis: Willy Widianto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
869241 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas