• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 19 April 2014
Tribun Jakarta

JPPR: Lima Indikator Pemilukada Berkualitas

Kamis, 13 September 2012 14:13 WIB
JPPR: Lima Indikator Pemilukada Berkualitas
/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
JOKOWI DAN FOKE BERTEMU DI POLDA METRO JAYA - Dua pasangan Cagub/Cawagub DKI Jakarta, Jokowi-Ahok dan Foke-Nara bertemu di Polda Metro Jaya dalam acara sarapan pagi bersama Kapolda Metro Inspektur Jendral Untung Suharsono Rajab dan Jajaran Muspida DKI, Senin (10/9/2012). Dalam acara tampak terlihat nyegnir Cagub Foke ngobrol Bersama Cagub Jokowi sedang Cawagub Nara ngobrol bersama Cawagub Ahok. (TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Yusfitriadi Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR), kualitas pemilu dapat diukur dari lima indikator.

"Indikator pertama dan kedua independensi penyelenggara dan birokrasi," tutur Yusfitriadi dalam Seminar Publik Bersama Mengawal Putaran Dua Pilkada dengan tema 'Jakarta: Pemilih Jakarta Antipolitik Uang', di Jakarta, Kamis, (13/9/2012).

Lebih lanjut ia menjelaskan, indikator ketiga ialah adanya partisipasi pemilih yang tinggi disertai kesadaran dan kejujuran dalam menentukan pilihannya dengan rasa tanggung jawab dan tanpa paksaan.

"Yang tak kalah penting ialah indikator keempat, yakni peserta pemilu melakukan proses penjaringan bakal calon yang demokratis dan berkualitas dan tidak menggunakan politik uang dalam semua tahapan pemilu,"paparnya.

Dengan penjaringan bakal calon yang demokratis dan berkualitas, lanjut Yusfitriadi, akan meningkatkan tingkat elektabilitas pemilih.

"Dampak dari proses penjaringan bakal calon yang berkualitas tersebut akan melahirkan calon-calon yang berkualitas, berintegritas dan memilikit tingkat elektabilitas yang tinggi,"lanjut dia.

Sehingga dari dampak tersebut akan melahirkan  indikator kelima yaitu terpilihnya terpilihnya eksekutif dan legislatif yang memiliki legitimasi yang kuat dan berkualitas.

"Dengan terpilihnya eksekutif dan legislatif yang memiliki legitimasi yang kuat dan berkualitas maka akan muncul partisipasi pemilih aktif, kritis dan rasional,"jelasnya.

Klik:

Editor: Johnson Simanjuntak
Sumber: Tribun Jakarta
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
926581 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas