Kamis, 29 Januari 2015
Tribun Jakarta

Aib Partai Koalisi

Sabtu, 22 September 2012 04:24 WIB

Aib Partai Koalisi
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Cagub DKI Jakarta, Fauzi Bowo (kiri), bersama istri, Hartatiek Fauzi Bowo (kanan), saat menyumbangkan suara di TPS 1, Jl Teuku Umar, Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2012).

Baca juga di Tribun Jakarta Digital

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA-Bagaimana Foke bisa kalah? Begitu pertanyaan krusial yang membuat penasaran banyak pihak, pasca-pemungutan suara Pilgub DKI putara dua.

Foke yang notabene Cagub incumbent merupakan putra Betawi. Demikian halnya, pasangannya Nachrowi Ramli (Nara). Keduanya, bahkan diusung partai koalisi. Partai Demokrat, Golkar, PKS, PKB, PAN dan PKB.

Sedangkan Jokowi-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hanya diusung PDIP dan Gerindra. Jokowi dan Ahok pun bukan warga ibukota. Jokowi adalah Wali Kota Solo, Ahok mantan Bupati Belitung.

Kenapa Foke-Nara tak dipilih publik Jakarta? Ketua Divisi Komunikasi dan Informasi Partai Demokrat, Andi Nurpati berkilah partainya tak banyak dilibatkan dalam kerja tim sukses Foke-Nara.

"Kami bekerja, tapi tak maksimal, karena faktor tim sukses yang dipilih langsung calon," kata Andi Nurpati, kemarin. Kendati demikian, Andi mengungkapkan kekalahan jagonya lebih disebabkan faktor figur berikut kepribadiannya.

Sang lawan, Jokowi dinilai sosok baru yang mampu mempengaruhi keberpihakan masyarakat. "Meski belum kenal Jokowi, warga Jakarta menganggap dia mampu. Berharap ada perubahan drastis bagi Jakarta setelah ganti orang," tuturnya.

Halaman1234
Editor: Rachmat Hidayat
Sumber: Tribun Jakarta
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas