Selasa, 3 Maret 2015
Tribun Jakarta

Honor Saksi Jokowi Rp 3 Miliar

Sabtu, 22 September 2012 04:18 WIB

Honor Saksi Jokowi Rp 3 Miliar
/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Jokowi Bersama Megawati

Baca juga di Tribun Jakarta Digital

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama yang memenangi putaran kedua pemilihan Gubernur DKI Jakarta hasil hitung cepat, mengeluarkan biaya tak sedikit di pesta demokrasi tersebut.

Dalam putaran kedua ini, tim sukses Jokowi-Basuki harus mengeluarkan biaya sekitar Rp 11 miliar. Pada putaran pertama, tim sukses mengeluarkan biaya lebih besar, yaitu Rp 16 miliar. Total dalam dua putaran biaya mencapai Rp 27 miliar.

"Hampir Rp 11 miliar itu untuk honor saksi dan operasional. Kalau putaran pertama hampir Rp 16 miliar. Putaran kedua lebih rendah karena waktunya lebih pendek dan kami sudah tahu medan untuk kampanye," ungkap Prasetyo E Marsudi, Bendahara Tim Sukses Jokowi-BasukiAhok, di Jakarta, Jumat (21/9/2012).

Menurutnya, dana miliaran rupiah tersebut merupakan hasil patungan. "Dananya dari gotong-royong. Kami hanya menyiapkan dana untuk honor saksi di tempat pemungutan suara, kampanye, dan operasional kampanye. Kalau saksinya dua lapis, berarti Rp 200 ribu dikali 15.000 saksi," jelasnya.

Dengan demikian untuk membayar honor saksi saja jumlahnya mencapai Rp 3 miliar. Seorang saksi di setiap tempat pemungutan suara (TPS) mendapat honor Rp 100 ribu. Kalau saksi sebanyak dua orang berarti honor saksi per TPS Rp 200 ribu.

Ia menjelaskan, para relawan banyak yang membantu tersedianya dana. "Selain berasal dari kantong Pak Jokowi dan Basuki, juga sumbangan para relawan. Anggota DPR dari PDI Perjuangan dan Gerindra, ikut membantu turun ke lapangan. Mereka sudah mengeluarkan dana pribadi untuk kegiatan tersebut," ujar Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta itu.

Halaman123
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Rachmat Hidayat
Sumber: Tribun Jakarta
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas