Senin, 26 Januari 2015
Tribun Jakarta

Aswara Sempat Melawan Sebelum Lehernya Digorok

Minggu, 23 September 2012 03:30 WIB

Aswara Sempat Melawan Sebelum Lehernya Digorok
googleimage
Ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --- Kapolsek Metro Pancoran, Kompol Lendy Agustinus, mengaku kesulitan mencari saksi dalam kasus pembunuhan terhadap karyawan Bank Muamalat Sudirman, Aswara Indah Sari (27), oleh calon suaminya, Mirza Nurzaman (31).

Diberitakan sebelumnya, Aswara tewas dibunuh suaminya di lantai 16, Tower Borneo Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Sabtu (23/09/2012). Diduga Aswara sempat melakukan perlawanan.

Menurut Kapolsek, hal itu disimpulkan dari sejumlah luka yang ditemukan pada tubuh Aswara, selain luka gorokan di leher yang membuat perempuan itu tewas.

Di lengan korban ditemukan sejumlah luka sayatan, menurut Kapolsek diduga Aswara sempat menangkis sabetan pisau dapur sang kekasih yang merupakan warga negara India itu.

Korban ditemukan bersimbah darah di atas kasur, dengan mengenakan pakaian lengkap. Di sekitar lokasi penemuan, Polisi juga menemukan sejumlah rambut Aswara. Diduga Mirza sempat menjambak rambut kekasihnya itu.

Kejadian tersebut diduga berlangsung sekitar pukul 19.30 WIB di apartemen yang baru kurang dari sebulan mereka tempati. Saat itu menurut Kapolsek, di lantai tersebut sebagian besar penghuninya memang tengah tidak berada di tempat.

"Penelusuran kami, tidak ada saksi yang mendengar pertengkaran, atau teriakan minta tolong dari korban," katanya.

Halaman12
Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Editor: Rachmat Hidayat
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas