• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 19 September 2014
Tribun Jakarta

Jokowi tak Mau Pasang Spanduk? Ini Alasannya

Minggu, 23 September 2012 07:18 WIB
Jokowi tak Mau Pasang Spanduk? Ini Alasannya
TRIBUNNEWS/ BIAN HARNANSA
Kurusnya badan Jokowi menyisakan banyak cerita dan guyonan lucu para sahabatnya.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pencalonan Joko Widodo (Jokowi) maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta tak lepas dari peran Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Megawati Soekarnoputri. Partai juga sudah menyiapkan segala macam atribut untuk berkampanye dan dana yang tidak sedikit. Namun, cara berkampanye Jokowi justru membuat Megawati tertegun.

"Pak Jokowi menyampaikan secara langsung ke Bu Mega supaya tidak dibuatkan spanduk, poster, sampai baliho. Bu Mega sempat kaget dan heran. Dia bilang, ini kampanye buat Jakarta lho," cerita anggota tim sukses Jokowi-Basuki, Denny Iskandar, Sabtu (22/9/2012), di Jakarta.

Saat ditanya seperti itu oleh Megawati, jawaban Jokowi tetap mantap. Pria yang memulai karirnya sebagai pengusaha mebel ini bersikeras tak mau menggunakan media promosi apa pun. "Alasannya sederhana, dia nggak mau bikin Jakarta kotor. Itu saja," kata Denny.

Keputusan Jokowi tidak menggunakan alat promosi apa pun diakui Denny sempat membuat tim sukses kebingungan. "Bagaimana caranya itu mempromosikan kalau enggak pakai begituan? Hanya jual baju? Masa kampanye jual bahu? Ha-ha-ha ini yang awalnya kita bingung," kata Denny.

Namun, lambat laun tim sukses bisa mengikuti gaya Jokowi yang sederhana. Berbagai cara pun dilakukan termasuk mengefektifkan gerakan relawan di berbagai lini termasuk sosialisasi melalui dunia maya.

Perjalanan panjang Jokowi-Basuki yang sempat diragukan banyak pihak bisa memimpin di Ibu Kota yang serba kompleks pun terbayar dengan kepercayaan warga. Dalam beberapa hasil hitung cepat lembaga survei, pasangan ini berhasil unggul dari kandidat lainnya, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Salah satunya, hasil hitung cepat Litbang Kompas menunjukkan pasangan Jokowi-Basuki unggul dengan total suara 52,97 persen dan pasangan Foke-Nara sebesar 47,03 persen suara.

Editor: Gusti Sawabi
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
2 KOMENTAR
958991 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • marmut-Minggu, 23 September 2012 Laporkan
    Jokowi tau nsib spnduk,baliho . .
    .paling2 tuk dinding wc cmplung spnjg
    sngai ciliwung,dindig wc
    diempang,alas jemur gaplek,nmpel
    ddg wc blkg rumah. . .ciri msyrkt kita
    Jokowi tau makanya tak mau nti
    dilecehkan . . .
  • fhee7-Minggu, 23 September 2012 Laporkan
    Niat yg baik selaras dg
    caranya akan mjd hasil yg
    baik pula. Patut dijadikan
    role model cara Jokowi
    berkampanye ini
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas