Senin, 24 November 2014
Tribun Jakarta

Dikritik Suka Jalan-jalan, Jokowi: Itu Agenda Terjadwal

Minggu, 21 Oktober 2012 16:36 WIB

Dikritik Suka Jalan-jalan, Jokowi: Itu Agenda Terjadwal
Kompas Nasional/LASTI KURNIA
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke kawasan permukiman penduduk di Marunda, Jakarta, Kamis (18/10/2012). Pada kunjungan kerja tersebut, Jokowi melihat kondisi rumah susun yang selesai dibangun pada 2007, dari 26 blok, baru 16 blok yang terisi. KOMPAS/LASTI KURNIA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menanggapi pernyataan Ketua Komisi B DPRD DKI Selamat Nurdin yang menyebut dirinya agar mengurangi jalan-jalan mendatangi pemukiman kumuh warga.

Ditemui di kantor DPD DKI PDIP, Jokowi menegaskan jalan-jalan itu hanya istilahnya kepada wartawan. "Kalian (wartawan) kan pada ikut, jelasin dong. Itu istilah saya saya jalan-jalan. Saya itu pergi ke tempat yang ada masalah, ada problem, ada persoalan," kata Jokowi.

Saat ditanya apakah kunjungannya tersebut memang terjadwal, Jokowi membenarkannya. Ia menuturkan jadwal kunjungannya tersebut memang sengaja tak disebar ke publik.

"Ya terjadwal (jadwal kunjungan). Cuma yang tahu hanya saya, yang diberitahu ya hanya saya," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Selamat Nurdin, meminta Jokowi memperhatikan nasib Blok A Pasar Tanah Abang. Dikatakannya, persoalan Blok A Tanah Abang lebih krusial ketimbang jalan-jalan ke lokasi pemukiman warga.

"Jangan sampai Blok A Pasar Tanah Abang jatuh ke tangan swasta. Ini persoalan bisnis dan Blok A itu aset Pemprov DKI. Kalau bisa, kurangi sedikit jalan-jalannya, lihat berkas lama PD Pasar Jaya," ujar Selamat.

Politisi PKS ini pun mendesak Jokowi untuk segera mengambil langkah nyata demi menyelamatkan Blok A Pasar Tanah Abang. Menurutnya Jokowi harus memberikan opininya sehingga bisa menyelamatkan Blok A.

Berita Terkait: Gubernur Baru Jakarta

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Willy Widianto

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas