• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 24 Oktober 2014
Tribun Jakarta

Kapolres Jakarta Timur yang Baru Berjanji Atasi Masalah Kemacetan

Minggu, 9 Desember 2012 11:17 WIB
Kapolres Jakarta Timur yang Baru Berjanji Atasi Masalah Kemacetan
TRIBUN JAKARTA/BAHRI KURNIAWAN
Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol. Mulyadi Kaharni dalam acara lepas sambut Kapolres Depok yang baru, Sabtu (8/12/2012) malam.

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Kapolres Kota Depok yang sekarang menjabat Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Mulyadi Kaharni mengatakan terkait persoalan keamanan di Kota Depok banyak PR dan tantangan yang harus diselesaikan oleh Kapolres Kota Depok yang baru, AKBP Achmad Kartiko.

"Kalo untuk pekerjaan rumah di Depok, saya sudah turunkan ke pimpinan yang baru apa-apa yang sudah saya kerjakan, terkait kasus anak yang tinggi agar terus kerjasama dengan Pemerintah Kota, Kementrian Agama, dan MUI," ujar Kombes Pol Mulyadi Kaharni dalam acara lepas sambut Kapolres Kota Depok di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Sabtu (8/12/2012) malam.

Di sisi lain, Mulyadi mengatakan di wilayah barunya, ia akan mencoba mengurai masalah kemacetan dan juga tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat Jakarta Timur.

"Di Jakarta Timur nanti saya akan coba fokus pada masalah kemacetan, dan juga tindak kejahatan agar tak meresahkan masyarakat Jakarta Timur," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Kota Depok yang baru, AKBP Achmad Kartiko, mengatakan terkait tindak kejahatan di Kota Depok secara umum, pihaknya akan melibatkan semua stakeholder terkait untuk melakukan tindakan preentif dan preventif dalam mencegah munculnya tindak kejahatan.

Sedangkan untuk penanganan kasus yang melibatkan anak, baik itu sebagai pelaku atau korban, Achmad mengatakan akan melakukan kerjasama dengan pihak-pihak terkait. Ia juga berharap peran serta keluarga bisa lebih ditingkatkan, karena pendidikan dasar anak ada di keluarga.

"Terkait masalah anak, kami akan melakukan kerjasama dengan komisi perlindungan anak. Sementara untuk tindak kejahatan anak, pendidikan anak utamaya dari keluarga, kalau keluarga apatis, itu kan jadi masalah, intinya akan kita benahi soal kasus anak ini," ujarnya.

Penulis: Bahri Kurniawan
Editor: Widiyabuana Slay
Sumber: Tribun Jakarta
0 KOMENTAR
1203471 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas