• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 1 Agustus 2014
Tribun Jakarta

Kritik Jokowi Soal Daging Babi, FPI Sebut Istilah Klenik

Minggu, 16 Desember 2012 12:19 WIB
Kritik Jokowi Soal Daging Babi, FPI Sebut Istilah Klenik
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Front Pembela Islam.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hasanuddin Aco

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
Ini kritikan dari FPI kepada Jokowi soal kasus daging babi. Kata FPI, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, harus menertibkan para pedagang daging yang menjual daging babi.

Sayangnya, Jokowi tidak mengakomodir protes umat Islam soal peredaran daging babi. Karena itu, Jokowi mulai dipertanyakan keberpihakannya ke umat Islam.

Penegasan itu disampaikan Ketua Bidang Dakwah dan Hubungan Lintas Agama Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhsin Ahmad Alatas seperti dikutip Tribunnews.com dari situs FPI, Minggu (16/12/2012).

"Jokowi sebagai pemimpin Jakarta harus bertanggungjawab. Jokowi tidak bisa cuci tangan dengan menyatakan tidak mengetahui peredaran daging babi. Ini lucu, Jokowi sebagai pemimpin tidak tahu yang dihebohkan masyarakat," tegas Habib Muhsin.

Tak hanya itu, Habib Muhsin juga meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar mengingatkan Jokowi soal peredaran daging babi. "MUI harus mempunyai peran untuk mengingatkan Jokowi. MUI harus menegur Jokowi. Aneh jika masalah beredarnya daging babi, Jokowi sampai tidak tahu," tegas Habib Muhsin.

Hal senada juga ditegaskan oleh Pimpinan Taruna Muslim, Alfian Tanjung, ia mengatakan, sikap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo terkait peredaran daging babi di Jakarta telah menyakiti hati umat Islam. Karena mengabaikan masalah halal-haram, Jokowi tidak patut sebagai pemimpin Jakarta, yang 88,5 persen warganya Muslim.

"Harus dimaklumi, Jokowi hidupnya klenik. Mungkin makanan yang menurut ajaran Islam dilarang, justru  tidak dianggap persoalan buat Jokowi," tegas Alfian.

Alfian mengecam, Jokowi yang tidak Islami tidak pantas memimpin Jakarta. "Sikap Jokowi itu sangat kurang ajar dan tidak patut sebagai seorang pimpinan. Terlebih lagi, Jokowi memimpin 88,5 persen warga Muslim di Jakarta. Dengan mengabaikan peredaran daging babi, Jokowi telah menyakiti hati umat Islam," pungkas Alfian.

Menurut Alfian, mungkin dalam pandangan hidup Jokowi tidak ada persoalan. "Bagi Jokowi, yang haram-haram itu tidak ada persoalan. Pandangan hidup Jokowi mungkin tidak ada persoalan. Tetapi bagi umat Islam, masalah daging babi, maupun yang haram, itu persoalan yang sangat serius karena ada larangan dari Allah," tegas lagi.

Diberitakan sebelumnya, Jokowi mengaku tidak tahu-menahu tentang adanya penggrebekan tempat penggilingan daging sapi di Cipete, Jakarta Selatan, oleh masyarakat setempat. Penggilingan daging sapi itu digrebek masyarakat karena diduga mencampurkan daging babi hutan dalam gilingan daging sapi.

Saat ditanya wartawan soal penggilingan daging sapi bercampur babi, Jokowi hanya menjawab pendek. "Belum ngerti," ucap Jokowi saat ditanya tanggapannya mengenai kasus itu, di Balaikota, Kamis (13/12)

Baca Artikel Menarik Sebelumnya



Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Agung Budi Santoso
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
17 KOMENTAR
1226011 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • sahara-Sabtu, 29 Juni 2013 Laporkan
    tenang aja, jokowi yang milih bukan FPI jadi gak boleh protes heheheheh
  • Mmmhhmm-Senin, 17 Desember 2012 Laporkan
    Satu lagi makanan haram, adalah makanan yg didapat/dibeli dr duit hasil korupsi!!
  • Mmmhhmm-Senin, 17 Desember 2012 Laporkan
    Daging celeng ini sdh lama beredar di pasar dlm rupa berbagai penganan, spt dendeng dll yg dilabeli daging sapi. Dari dahulu dr masa Foke koq FPI tdk protes yg keras. Makanan haram laen yg lebih berbahaya dr celeng, spt borax, formalin, pewarna pakaian, k
  • heru satrio-Senin, 17 Desember 2012 Laporkan
    klo jokowi tdk pantas memimpin jakarta, yg pantas siapa? Kamu alfian ?
  • mas lionel-Senin, 17 Desember 2012 Laporkan
    FPI = FORUM PREMAN berjubah!
  • Anang DS-Minggu, 16 Desember 2012 Laporkan
    Saya cuma ingin bertanya kepada Ketua Bagian Dakwah FPI ''Anda benar-benar habib? Kok omongannya gitu?''
  • rusiyanto arifin-Minggu, 16 Desember 2012 Laporkan
    fpi mohon jgn sentimen bgtu donk,menilai keislaman se2orang dgn melihat dari sudut pandang yg sempit. inilah mengapa bnyk aksi2 radikal,karena berkembangnya pandangan2 yg semmpit...
  • Zzz-Minggu, 16 Desember 2012 Laporkan
    Biasa preman bersorban, hueks...campur
    taliban sono
  • kus-Minggu, 16 Desember 2012 Laporkan
    Lha tugas anda Fpi..? Kasihan..
  • m ali imron-Minggu, 16 Desember 2012 Laporkan
    FPI di bubarkan saja ormas yg arogan sudah gak jaman
    habib habib yg cuma kedok doang. Buat apa ormas itu jgn
    lawangubernur. Pilihan rakyat
  • bonex-Minggu, 16 Desember 2012 Laporkan
    hanya satu kta .... fpi bodoh............
  • petroy-Minggu, 16 Desember 2012 Laporkan
    FPI organisasi bodoh....ini sama halnya dg peredaran narkoba klo gak masyarakat yg laporin mana mungkin aparat bisa tau. FPI paling cuma ngurusin lokalisasi dan cafe remang2
  • bonex-Minggu, 16 Desember 2012 Laporkan
    hanya tiga kta .... fpi bodoh, tolol, bangsat
  • sungsang-Minggu, 16 Desember 2012 Laporkan
    Lha kok semua Jokowi, yg
    ngeluarin label haram
    halal siapa ya, kok bisa
    kecolongan...?
  • emilia-Minggu, 16 Desember 2012 Laporkan
    Masak segala sesuatunya nyalahin Jokowi?Siapa yg berwenang memberi label "halal" ke bakso oplosan tsb?Orng percaya makanan itu halal atau haram kan bdasarkan pernyataan MUI. MUI-nya yg lalai, Jokowi yg di-kambinghitam-kan. Nanti mulut anggota FPI di atas
  • jon-Minggu, 16 Desember 2012 Laporkan
    FPI daging dijadikan politik masalah
    oplosan dangingkan hanya oknum kecuali
    gubarnur yang suruh baru gubernurnya
    disalahkan
  • Aliumarso-Minggu, 16 Desember 2012 Laporkan
    Tidak mungkin gubenur mengetahui seluruh kegiatan warga. FPI dan Pemuda Islam yg selama ini jeli thdp akidah tdk tahu adanya pengoplosan daging, shrsya membantu gbnr, malah mndh Jokowi klinis. Kedua ormas tsb dipertanyakan iktikad baiknya sbg warga ibu ko
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas