Selasa, 25 November 2014
Tribun Jakarta

Kampus UI Peringkat 25 Sebagai Kampus Hijau Terbaik di Dunia

Selasa, 8 Januari 2013 13:38 WIB

Kampus UI Peringkat 25 Sebagai Kampus Hijau Terbaik di Dunia
Kompas Nasional/IWAN SETIYAWAN (SET)
Kampus Universitas Indonesia di Depok

TRIBUNNEWS.COM,DEPOK--Universitas Indonesia melalui UI GreenMetric Ranking of World Universities kembali mengumumkan kampus hijau terbaik dunia tahun 2012 di Selasar Gedung Balairung UI Kampus Depok, Selasa (8/1/2013).

Dalam peringkat kampus hijau terbaik tersebut, University of Connetcticut Amerika Serikat berada di peringkat pertama sebagai kampus hijau terbaik di dunia. Diikuti oleh University of Nottingham Inggris diperingkat kedua dan University College Cork National University of Ireland di peringkat ketiga.

Sementara itu perguruan tinggi Indonesia yang berhasil masuk dalam 30 besar dunia adalah Universitas Indonesia yang menduduki peringkat ke-25 dan Institut Pertanian Bogor di peringkat ke-27.

UI GreenMetric Rankking of World Universities diikuti oleh 215 perguruan tinggi dari 49 negara di dunia, diantaranya Cina, Fiji, Finland, Greece, Hongkong, Meksiko, Chile, Afrika Selatan, Palestina, Vietnam, UK, USA.

Chairwoman UI GreenMetric Ranking of World Universities, Prof Riri Fitri Sari mengatakan bahwa UI Greenmetric telah cukup dikenal di forum UNESCO ataupun di situs-situs web universitas di dunia.

UI Greenmetric juga telah diterima secara resmi sebagai anggota International Ranking Expert Group (IREG) Observatory pada konferensi IREG-6 pada April 2012 lalu di Taipei.

"IREG merupakan lembaga yang memiliki peran sebagai quality assurance lembaga pemeringkatan yang ada di dunia," imbuh Riri.

Pemeringkatan UI GreenMetric of World Universities 2012 dilandasi oleh tiga filosofi dasar, yaitu enviroment, economic, dan equity (3'Es).

UI GreenMetric juga mengembangkan bobot indikator penilaian yang terdiri dari statistik kehijauan kampus (15 persen), pengelolaan sampah (18 persen), Energi dan Perubahan Iklim (21 persen), Penggunaan Air (10 persen), Transportasi (18 persen) dan Pendidikan (18 persen).

Penulis: Bahri Kurniawan
Editor: Rachmat Hidayat

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas