• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Tribun Jakarta

Waduk Halim Nyaris Jebol

Selasa, 15 Januari 2013 13:09 WIB
Waduk Halim Nyaris Jebol
Tribunnews.com/Wahyu Aji
Waduk Halim

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Warga RT 1 dan 2 RW 3 Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, panik akibat air di waduk seluas 32 hektar milik TNI AU yang  terus meninggi, seiring bertambahnya curah hujan, Selasa (15/1/2013) dinihari.

"Hari Sabtu  lalu  tembok kamar terkikis air. Karena air tambah deras masuk kedalam rumah dan dapur, ya terpaksa saya jebol biar airnya ngga masuk rumah," kata Firmus Kudadiri (57), warga yang rumahnya tepat di pinggir waduk kepada Tribunnews.com dilokasi, Selasa (15/1/2013).

Pantauan Tribunnews.com, akibat dijebolnya waduk, air tumpah ke Jl Haji Sulaiman. Posisi waduk yang lebih tinggi dari jalan membuat warga was-was akan jebolnya tanggul yang hanya diberikan pembatas tanah 2,5 meter ditahan tembok beton.

Sementara itu Ketua RT 1 John Sitohang menuturkan, bahwa warga menginginkan gorong-gorong yang menuju kali Sunter dipelebar satu meter karena yang saat ini ada dinilai tak layak lagi.

"Kemarin sewaktu Ahok kampanye tanggal 5 Juni 2012 lalu, dia janji bulan Juni tahun ini untuk merealisasikan renovasi saluran air di bawah Kalimalang yang diinginkan warga 2 RT di RW 03 Kelurahan Cipinang Melayu," kata John.

Untuk diketahui, Senin (12/11/2013) yang lalu puluhan warga yang berada di daerah Cipinang Melayu dibongkar oleh Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU. Lokasi yang berbatasan dengan RT 1 dan 2 RW 3 tersebut kini sudah dilakukan galian sodetan ke saluran penghubung Sulaiman menuju ke Kali Sunter untuk mengatasi permasalahan banjir di Jakarta.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Gusti Sawabi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1327121 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas