Selasa, 25 November 2014
Tribun Jakarta

Pembangunan Sudetan Ciliwung-Kanal Banjir Timur Habiskan Rp 700 Miliar

Jumat, 18 Januari 2013 16:00 WIB

Pembangunan Sudetan Ciliwung-Kanal Banjir Timur Habiskan Rp 700 Miliar
Warta Kota/Adhy Kelana
Anak-anak asyik bermain di bawah terik matahari kemarau, di sungai yang airnya berwarna pekat dan berbuih di Kanal Banjir Timur, Jakarta Timur, Senin (27/8/2012).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembangunan infrastruktur Kali Ciliwung sampai Kanal Banjir Timur sepanjang 2,1 kilometer, ditargetkan selesai dalam dua bulan.

Anggaran pembangunan sudetan sebesar Rp 500 sampai Rp 700 miliar, akan diusahakan dari hasil sisa lelang dan APBN perubahan 2013.

"Pembebasan lahan akan diusahakan seminimal mungkin, karena sudetan akan berada di bawah jalan raya," ujar Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto, Jumat (18/1/2013).

Trase sudetan yang berbentuk terowongan, menghubungkan Sungai Ciliwung di belakang Sekolah Tinggi Ilmu Statistik di Jalan Otista, memanjang ke Jalan Otista 3, hingga tembus Kanal Banjir Timur.

"Saat penggalian (sudetan) akan ada pagar rumah yang terkena, namun nanti akan diperbaiki seperti semula," ungkap Djoko.

Kanal Banjir Timur memiliki panjang 23,5 kilometer, yang menampung aliran air Sungai Ciliwung, Sungai Cipinang, Sungai Sunter, Sungai Buaran, Sungai Jati Kramat, dan Sungai Cakung.

Daerah Kanal Banjir Timur lebih kurang 207 kilometer persegi (sekitar 20.700 hektare) yang berada di 13 kelurahan. Dua di Jakara Utara, dan 11 di Jakarta Timur. (*)

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Yaspen Martinus

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas