Selasa, 31 Maret 2015
Tribun Jakarta

DPW DKI Nasdem: Elite Partai Nasdem Meninggalkan Kami

Jumat, 25 Januari 2013 16:50 WIB

DPW DKI Nasdem: Elite Partai Nasdem Meninggalkan Kami
Eri Komar Sinaga/Tribun Jakarta
Kader NasDem pegang KTA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasca-ditinggal Hary Tanoesoedibjo dan Ahmad Rofiq, Partai NasDem kini ditinggal 700.000 kadernya berdasarkan klaim DPW DKI Jakarta.

Alasannya hampir sama. Hary dan Rofiq menyatakan ketidaksetujuannya Surya Paloh merombak kepengurusan partai.

Armyn Goeltom, bekas Ketua DPW DKI Jakarta mengatakan idealisme elite Partai NasDem sudah tidak bisa disatukan lagi karena cara-cara pengambilan keputusan di internal Partai NasDem sudah tidak sesuai dengan AD/ART Partai.

Contohnya adalah pengambilan keputusan partai yang tidak sesuai AD/ART dimana pelaksanaan kongres seharusnya, DPW dan DPC diberitahukan sebulan sebelumnya.

Namun, kata Armyn, secara mendadak DPP Partai NasDem memberitahukan bahwa konggres akan dilakukan seminggu sebelum pelaksanaan.

"Memang sebelumnya pernah diarahkan bahwa Surya Paloh akan menjadi Ketua Umum. Kita juga pernah diminta untuk tanda tangan dukungan untuk Ketua Umum baru adalah Surya Paloh. Namun seharusnya caranya tidak begitu. Harusnya Surya Paloh mengundang Majelis Nasional Partai untuk rapat terlebih dahulu," sesalnya.

Armyn menuding elite Partai Nasdem hanya sibuk berebut kekuasaa. Sementara mereka yang berkeringat memenangkan NasDem lolos Pemilu 2014 dilupakan.

Halaman12
Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Johnson Simanjuntak
Sumber: Tribun Jakarta
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas