• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 16 April 2014
Tribun Jakarta

Motif Pembunuhan Pria Bertato Naga karena Sakit Hati

Jumat, 25 Januari 2013 23:16 WIB
Motif Pembunuhan Pria Bertato Naga karena Sakit Hati
net
ilustrasi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Unit Kriminal Polsek Jatinegara, AKP Sukisno menjelaskan, motif pembunuhan Chandra (35), seorang pemulung di Jalan DI Pandjaitan, Jakarta Timur yang memiliki tato mawar, karena dendam.

"Awalnya korban bersama dua tersangka mabuk minuman keras intisari di bawah tol. Saat itu korban minta ke tersangka untuk beli minuman lagi," ujar Sukisno kepada wartawan di Polsek Jatinegara, Jumat (25/1/2013).

Saat meminta tersangka membeli minuman lagi, tersangka Sutrisno (55) menolaknya, korban yang marah langsung mencaci maki dan meludahi kawannya tersebut.

Sukisno menceritakan, karena sakit hati dengan perlakuan korban, kedua tersangka langsung mengeroyok korban.

"Tersangka bernama Sutrisno langsung mengambil batu cor dan memukul korban hingga sekarat, sedangkan tersangka lain yang masih buron ikut menendang korban di bagian dada hingga tewas," tuturnya.

Sebelumnya, pada Oktober 2012, sesosok mayat pria dengan tubuh penuh tato ditemukan tewas di terowongan Halim, Jl DI Panjaitan, Jakarta Timur.
Lelaki tanpa identitas ini diduga korban pembunuhan. Tato yang terlihat antara lain tato mawar di dada, tato naga di lengan kanan, dan tato tribal di kaki kanan korban.

Pria tersebut hanya mengenakan celana panjang berwarna hitam. Sementara itu di bagian kepala korban dipenuhi darah.

Sukisno menjelaskan, saat ini, pihaknya masih memburu Gondrong. Atas pembunuhan ini, kedua tersangka dijerat Pasal 170 KUHP tentang Pembunuhan. Ancaman hukuman kurungannya maksimal 12 tahun.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Anwar Sadat Guna
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1368341 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas