Minggu, 21 Desember 2014
Tribun Jakarta

Resmob Ringkus Penadah Curian Komplotan Penembak Wartawan TVRI

Senin, 4 Maret 2013 16:06 WIB

Resmob Ringkus Penadah Curian Komplotan Penembak Wartawan TVRI
TRIBUNNEWS.COM/NURMULIA REKSO
Djuli Elvano

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Resmob Polda Metro Jaya berhasil meringkus seorang anggota komplotan curanmor yang menyebabkan terbunuhnya wartawan senior TVRI, Djuli Elvano beberapa waktu silam.

Pelaku tersebut diketahui bernama Cecep yang ditangkap di Sukabumi, Jabar dan berperan sebagai penadah hasil curian dari komplotan yang menembak wartawan senior TVRI.

Cecep berhasil diringkus saat anggota di lapangan tengah melakukan pengembangan dan pencarian terhadap para pelaku dan anggota komplotan kasus curanmor di Ciracas, Jaktim.

"Saat pengembangan pelaku Ciracas, kami berhasil meringkus C (Cecep) seorang penadah komplotan penembak wartawan TVRI. Saat hendak ditangkap, C berupaya melarikan diri jadi terpaksa ditembak dan saat ini mendapat perawatan," terang Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Putut Eko Bayuseno, Senin (4/3/2013) di Mapolda Metro Jaya.

Kemudian Putut mengatakan beberapa barang bukti yang berhasil disita yakni satu bilah pisau, tiga unit motor, enam kunci leter T, STNK motor, empat proyektil dan tiga buah HP.

"Atas perbuatannya tersangka kami kenakan pasal 338 KUHP dan 365 KUHP dengan ancaman 15 sampai 20 tahun penjara," kata Putut.

Seperti telah diberitakan sebelumnya Wartawan senior TVRI Djuli Elvano tewas ditembak perampok yang mencoba mengambil sepeda motor di rumahnya.

Percobaan perampokan itu berlangsung cepat di rumah Djuli, di Jalan Kalimantan Villa Bintaro Indah RT 07/011 Blok B4/2A, Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (17/3/2012) sekitar pukul 13.15 WIB.

Kemudian pada Sabtu (26/5/2012) anggota berhasil menangkap pelaku di Karawang, Jabar. Pelaku bernama Hendra tersebut saat kejadian berperan sebagai pengendara motor.

Lalu sang eksekutor penembak Djuli Elvano berinisial RD berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya di Lampung pada Senin (19/11/2012) dini hari.

Klik:

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas