Senin, 30 Maret 2015
Tribun Jakarta

Tujuh Pengedar Narkoba Diringkus di Jatiasih

Senin, 4 Maret 2013 23:21 WIB

Tujuh Pengedar Narkoba Diringkus di Jatiasih
TRIBUNNEWS.COM/THERESIA FELISIANI
Barang bukti ganja kering seberat 8 kilogram.

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Aparat Polsek Jatiasih Bekasi meringkus tujuh pengedar narkoba, dan menyita total 8 kilogram ganja kering.

Kapolsek Jatiasih Kompol Bambang Dwiyanto mengatakan, pengungkapan berawal dari penangkapan dengan barang bukti tiga linting ganja, lalu dikembangkan ke tersangka lain hingga disita 8 kilogram ganja.

Bambang menuturkan, pengungkapan bermula dari informasi masyarakat mengenai penyalahgunaan narkoba jenis ganja yang dilakukan Thomas Edison, residivis.

"Awalnya yang menjadi target TE (Thomas Edison), yang biasa menjual ganja di Kampung Pondok Benda, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi," ucap Bambang saat ditemui Tribunnews.com di Mapolsek Jatiasih.

Kemudian, penangkapan pertama terjadi pada Selasa (19/2/2013) pukul 15.00 WIBw di Kampung Pondok Benda Jalan Swatantra, Jatiasih, dengan menangkap tersangka bernama Syahrial alias AAL, yang saat itu sedang menggunakan ganja, serta disita tiga linting ganja.

Dari tersangka Syahrial, didapat keterangan bahwa ganja yang dimilikinya diperoleh dari seorang bernama Thomas Edison, dengan harga ganja per bungkus Rp 50 ribu, dan dibeli di tempat tongkrongan Thomas di Kampung Bambu Item, Villa Nusa Indah, Bogor.

Selanjutnya dilakukanlah penggerebekan di tongkrongan Thomas, di hari yang sama pukul 19.00 WIB. Namun, saat itu Thomas tidah berhasil diringkus, karena yang ada tersangka lain bernama Himawan alias Wawan.

Halaman123
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Yaspen Martinus
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas