Minggu, 29 Maret 2015
Tribun Jakarta

Sambung Hidup dengan Bisnis Pom Bensin Mini

Jumat, 8 Maret 2013 11:19 WIB

Sambung Hidup dengan Bisnis Pom Bensin Mini
TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO
Ilustrasi SPBU

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - “Isi Rp 5.000 aja deh,” ujar seorang pria muda berbaju hitam berambut cepak kepada seorang gadis muda penjaga pom bensin.

Dengan cekatan, gadis muda berkulit sawo matang itu lalu menekan tombol-tombol di mesin pom bensin, lalu segera menuangkan bensin lewat selang ke tangki motor Yamaha Mio hitam sang pria muda.

Tidak seperti petugas pom bensin pada umumnya, gadis muda bernama Annisa (18) ini tidak mengenakan seragam maupun topi berlabel nama SPBU. Sebaliknya, Annisa hanya mengenakan kaus putih gading bergambar tokoh Sesame Street, celana pendek selutut bermotif batik.
Mesin pom bensin pun hanya ada satu.

Tidak heran, karena Annisa adalah penjaga pom bensin mini yang berada di depan rumahnya sendiri, di Jalan Bakti Raya, RT 02 RW 02, Kelurahan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Selain adanya mesin pom yang relatif tidak umum di kawasan pemukiman, keberadaan pom bensin mini tersebut juga dipertegas dengan tulisan cukup besar yang berbunyi ‘PAKAI POMPA BENSIN MINI’ berwarna biru dengan latar belakang kuning.

“Itu anak saya yang jaga pom bensinnya. Saya baru delapan bulan dagang bensin dengan sistem pakai mesin pom begitu,” kata Asminah (43), orangtua Annisa, sekaligus pemilik pom bensin mini yang sudah delapan bulan berada di daerah tersebut.

Ditemui beberapa waktu lalu pukul 15.00 WIB, Asminah mengaku bahwa pom bensin mini miliknya itu bukanlah yang pertama.

“Di Kalideres ini sudah ada dua (pom bensin mini-red) yang seperti saya ini. Adanya di kawasan Prepedan, sama di Kamal,” kata ibu tiga orang anak itu sembari terus mengawasi Annisa melayani pemotor-pemotor yang mengantri.

Halaman1234
Editor: Willy Widianto
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas