• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 1 Oktober 2014
Tribun Jakarta

Jualan Sabu, Messi dari Tanjung Balai Dibekuk BNN

Jumat, 22 Maret 2013 18:09 WIB
Jualan Sabu, Messi dari Tanjung Balai Dibekuk BNN
IST
Ilustrasi

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Budi Sam Law Malau

TRIBUNNEWS.COM - Mohammad Arif (31) alias John, pemain klub PSTS Tanjung Balai, klub yang bermain di Divisi I Liga Indonesia, dibekuk oleh petugas Badan Narkotika Nasional (BNN).

Arif alias John yang dikenal masyarakat Kota Medan dan sekitarnya dengan sebutan Messi dari Tanjung Balai, dibekuk di rumah kontrakannya di Jl Air Bersih, Gang Kasih, No 32 A, Medan, Sumatera Utara, Selasa (5/3/2013) silam. John dibekuk bersama tiga orang rekannya yakni Suhardi (39), Agustinus Pangaribuan (23) dan Syahrial Saragih (33).

Dari tangan mereka disita 16.679 butir ekstasi atau sebanyak 3977,15 gram, 102,2 gram sabu, 5,25 gram metkatinone serta 30,5 serbuk hijau prekusor narkotika. Total barangbukti narkoba ini senilai sekitar Rp 4 Miliar.

Kabag Humas dan Dokumentasi BNN, Sumirat Dwiyanto, menjelaskan keempat tersangka adalah bagian dari jaringan pengedar narkoba di wilayah Medan, Sumatera Utara.

Menurut Sumirat, penangkapan berawal saat Agustinus mendapat perintah dari seseorang bandar besarnya untuk menerima sabu dari seseorang pada 4 Maret di Jalan Jalan Air Bersih, Gang Kasih, No 32 A, Medan, Sumatera Utara. Agustinus yang merupakan mahasiswa semester akhir di Universitas di Sumatera Utara ini lalu mengemas 102,2 sabu ke dalam beberapa plastik kecil.

Keesokan harinya, 5 Maret 2013, Mohammad Arif, pesepakbola di klub PSTS Tanjung Balai, yang dikenal sebagai Messinya Tanjung Balai datang ke rumah Agustinus. Arif alias John merupakan kaki tangan dan termasuk jaringan pengedar narkoba rekan Agustinus. "Dinihari sekira pukul 03.00 pada 5 Maret itu, keduanya kami bekuk," kata Sumirat.

Dari tangan Agustinus dan Arif disita sabu dan ekstasi. "Kami lalu melakukan pengembangan dari penangkapan kedua pelaku," kata Sumirat.

Sumirat menjelaskan, dari hasil pengembangan pemeriksaan keduanya, BNN kemudian membekuk Suhardi (39) dan Syahrial Saragih (33) di rumah mereka di Jalan Irian, Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Dari dua tempat penangkapan itu, BNN menyita 16.679 butir ekstasi atau sebanyak 3977,15 gram, 102,2 gram sabu, 5,25 gram metkatinone serta 30,5 serbuk hijau prekusor narkotika. Total barangbukti narkoba ini senilai sekitar Rp 4 Miliar.

Kini keempat tersangka dijerat Pasal 114, Pasal 112, Pasal 132 UU Narkotika No 35/2009 dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati dan minimal 6 tahun penjara.

Editor: Dodi Esvandi
Sumber: Warta Kota
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1583181 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas