Minggu, 21 Desember 2014
Tribun Jakarta

Jokowi Ingin Urus Perijinan Pembangunan Rusunawa Pasar Rumput

Senin, 25 Maret 2013 21:01 WIB

Jokowi Ingin Urus Perijinan Pembangunan Rusunawa Pasar Rumput
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Pekerja memasang bambu yang akan digunakan untuk mengecat Rumah Susun Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (28/12/2012). Pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp 22,4 triliun untuk memenuhi kebutuhan dasar meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan sasaran pembangunan 115 twins block rusunawa dan rumah sejahtera yang terbangun melalui penyediaan prasarana, sarana dan utilitas kawasan sebanyak 60 ribu unit dalam APBN tahun 2013.

Laporan wartawan Wartakotalive.com, Bintang Pradewo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengaku ingin fokus merampungkan surat-surat perijinan pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) yang akan dijadi satu dengan Pasar Rumput.

"Ini masih merampungkan ijin-ijin," kata pria yang akrab disapa Jokowi kepada wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2013).

Jokowi menjelaskan bahwa dokumen-dokumen tentang kepemilikan lahan di Pasar Rumput sudah diserahkan pihak Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya ke pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Namun, pria yang senang menggunakan kemeja berwarna putih itu mengaku belum menyiapkan perijinan untuk pembangunan Rusunawa itu.

"Udah beres. Tadi diserahkan ke kita dari PD Pasar Jaya. Nanti kita ground breaking, tapi ijinnya belum siap nanti ada lagi yang ngomong itu kan ijinnya belum siap pak. Makanya kita siapin dulu ijinnya," imbuhnya.

Kemudian, mantan Wali Kota Surakarta itu menambahkan bahwa dirinya tidak ingin gegabah memutuskan pembangunan rusunawa yang sudah ditentukan. Karena dia ingin fokus dalam satu pembangunan Rusunawa.

"Satu-satu, ini Pasar Rumput dulu. Abis itu Sudin PU disebelahnya," tuntasnya.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Warta Kota

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas