• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Tribun Jakarta

KJS Percontohan Pembayaran INA CBG'S Nasional

Kamis, 28 Maret 2013 12:33 WIB

Laporan wartawan Wartakotalive.com, Bintang Pradewo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama PT Askes (Persero), Fachmi Idris mengatakan program Kartu Jakarta Sehat (KJS) akan menjadi contoh sistem pembayaran INA CBG's nasional.

"INA CBG's merupakan Peraturan Presiden itu harus dilaksanakan 1 januari 2014, dan Pemda DKI akan dijadikan percontohan nasional," kata Fachmi Idris kepada wartawan di Hotel Lumire, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (28/3/2013).

INA CBG's sendiri merupakan sistem pembayaran kepada Pemberi Pelayanan Kesehatan (PPK) yang dikelompokkan berdasarkan ciri klinis yang sama dan pemakaian sumber daya (biaya perawatan yang sama).

Berbeda dengan sistem pembayaran berdasarkan jumlah layanan (free for service) atau sistem pembayaran paket yang dikelompokan berdasarkan layanan sejenis misalnya paket laboratorium, paket radiodiagnostik, paket tindakan, paket operasi dan lain-lain.

"INA CBG's adalah kita mulai menjaga mutu pelayanan itu terjaga dengan kendali biaya yang baik," imbuhnya.

Pola pembayaran dengan sistem ini adalah prospective payment dimana biaya sudah ditentukan sebelum layanan diberikan. Berbeda dengan pola pembayaran PT Askes (Persero) saat ini, yang pembayarannya dilakukan berdasarkan jenis pelayanan atau paket pelayanannya, pada pola INA CBG's dikenal dengan tarif per-episode kasus yang ditentukan oleh Kode INA CBG's.

Pembayaran per-kode INA CBG's meliputi biaya dari mulai pasien masuk rumah sakit sampai pasien pulang atau sembuh. Satu tarif dibayarkan sekaligus untuk seluruh komponen pelayanan yang meliputi pemeriksaan dokter, penunjang diagnostik (laboratorium, dariodiagnostik, elektromedik, dll), dan obat-obatan, serta akomodasi kelas rawat untuk pasien rawat inap.

"Jadi jelas clinical pathway, bahwa 3 hari sudah sembuh, lebih tiga hari rumah sakit yang nanggung. Jadi harus langsung ditanganin dan tidak boleh pasien didiamkan di rumah sakit," tuntasnya.

Editor: Johnson Simanjuntak
Sumber: Warta Kota
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1604922 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas