• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribun Jakarta

Pemprov DKI Bagikan 80 Ribu KJP Tahap I Tahun 2013

Jumat, 12 April 2013 09:58 WIB
Pemprov DKI Bagikan 80 Ribu KJP Tahap I Tahun 2013
Wartakotalive.com/Bintang Pradewo
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto dan didampingi Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono dan Direktur Operasional Bank DKI, Martono Soeprapto saat pembagian 80.384 KJP, Jumat (12/4/2013)

Laporan wartawan Wartakotalive.com, Bintang Pradewo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Bank DKI membagikan 80.384 Kartu Jakarta Pintar (KJP) untuk tahap pertama dari target penyaluran 332.000 kartu hingga Juni 2013 di SMK 16 Jakarta, Jalan Taman Amir Hamzah Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/4/2013).

Dalam kesempatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto dan didampingi Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono dan Direktur Operasional Bank DKI, Martono Soeprapto.

Dari 80.384 KJP yang didistribusikan, 50.146 diperuntukkan bagi siswa SD, SD luar biasa, dan Madrasah Ibtidaiyah. Sementara itu, sebanyak 22.012 untuk pelajar SMP, SMP luar biasa dan Madrasah Tsanawiyah dan 8.196 untuk pelajar SMA, SMA luar biasa, Madrasah Aliyah dan SMK serta kepada 30 pelajar SLB.

"Pada hari ini Pemprov DKI mendistribuskian KJP tahap pertama tahun 2013. KJP ini adalah bantuan operasional bagi peserta didik untuk menunjang program pendidikan," kata Taufik Yudi dalam sambutannya di SMK 16.

Taufik menjelaskan sebagai biaya penunjanh kebutahan personal, seperti transpor, buku, sepatu, baju, penambahan gizi, dan lain. Masing-masing pelajar SMA dan SMK akan menerima uang personal sebesar Rp. 240.000 per bulan, pelajar SMP sebesar Rp. 210.000 per bulan, sedangkan pelajar SD sebanyak Rp.180.000 per bulan.

"Selama tahun 2013, Pemprov DKI menganggarkan dana sebesar Rp.804.63 miliar untuk Kartu Jakarta Pintar," tuntasnya.

Bank DKI membukakan rekening Tabungan Monas Pelajar bagi para pemegang KJP. Tiap siswa pemegang KJP nantinya hanya dikenai biaya administrasi dan perawatan rekening Rp. 1.000 per bulan, sementara untuk transaksi melalui ATM Bank DKI dan pemegang KJP tidak akan dikenai biaya.

"Jika pemegang KJP melakukan transaksi melalui ATM bank lain tarifnya disesuaikan dengan ketentuan bank tersebut. Untuk itu, kami imbau pemegang KJP melakukan transaksi di ATM Bank DKI," kata Eko.

Dalam rangka meningkat kualitas layanan KJP, Bank DKI menyediakan mobil kas keliling yang sudah dilengkapi mesin ATM Bank DKI. "Mobil kas keliling nantinya mibile, mengunjungi sekolah-sekolah," tuntasnya.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Warta Kota
0 KOMENTAR
1660352 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas