Jumat, 28 November 2014
Tribun Jakarta

KPU Didesak Batalkan Hasil Penyaringan Calon Anggota KPUD DKI

Kamis, 18 April 2013 11:57 WIB

KPU Didesak Batalkan Hasil Penyaringan Calon Anggota KPUD DKI
KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN
Ketua Komisi Pemilihan Umum, Husni Kamil Manik (dua dari kanan) didampingi komisioner KPU (kanan ke kiri) Ida Budhiati, Sigit Pamungkas, dan Arief Budiman saat mengumumkan tambahan peserta Pemilu 2014 di Kantor KPU, Jakarta, Senin (18/3/2013). KPU akhirnya meloloskan Partai Bulan Bintang (PBB) menjadi peserta dengan nomor urut 14 setelah sebelumnya Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara memenangkan gugatan PBB untuk menjadi peserta Pemilu 2014. KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat didesak untuk membatalkan hasil penyaringan calon anggota KPUD DKI yang dilakukan tim seleksi (timsel).

Menurut Pengurus Daerah Persatuan Alumni (PD-PA) Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) DKI Jakarta, Riano Oscha, pihaknya mendesak KPU membatalkan hasil penyaringan calon anggota KPUD DKI oleh timsel karena menerima banyaknya laporan seleksi tersebut berlangsung tidak fair.

"Banyak laporan dan masukan bahwa dari 20 besar ke 10 besar, tahapan seleksi tidak berlangsung secara fair serta tidak mencerminkan pluralisme," kata Riano dalam keterangan persnya, Kamis (18/4/2013).

Riano menilai proses seleksi ini sarat kepentingan kelompok tertentu. "Bagamama bisa KPUD DKI sebagai penyelenggara pemilu yang harus jujur dan adil, dihasilkan lewat proses yang tidak jujur," cetusnya.

Untuk itu, Riano menegaskan pihaknya akan melaporkan hal ini ke KPU serta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan Komisi II DPR RI. "Akan kami laporkan segera," tegasnya.

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Hasiolan Eko P Gultom

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas