• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 19 April 2014
Tribun Jakarta

Ahok: Yang Menolak MRT Lebih Arogan

Jumat, 10 Mei 2013 10:41 WIB
Ahok: Yang Menolak MRT Lebih Arogan
Warta Kota/Adhy Kelana
TOLAK MRT LAYANG - Ratusan warga dan pedagang pasar Blok A, Jakarta Selatan, Selasa (7/5) melakukan aksi tolak pembuatan MRT layang di kawasan Fatmawati dan sekitarnya. Mereka mendukung pembuatan MRT bawah tanah. (Warta Kota/adhy kelana) 

Tribunnews.com, Jakarta  - Masyarakat Peduli MRT, atau pebisnis di Fatmawati, yang menolak MRT menyebut Basuki Tjahaja Purnama sombong karena mau membeli tanah mereka. Wakil Gubernur DKI Jakarta itu balik menyebut bahwa mereka yang lebih sombong.

"Sombong enggak salah juga sekali-kali jadi orang. Yang menolak lebih sombong dong. Tanpa alasan, hanya mengansumsikan," kata Basuki dalam acara bincang-bincang dengan Rosi, yang dilansir di Youtube.

Menurut pria yang akrab disapa Ahok itu, yang menolak MRT terlalu ngotot karena mengkhawatirkan nilai jual tanah mereka menjadi turun. Padahal, kata dia, tanah yang dilewati MRT akan naik lebih tinggi nilai jualnya.

Untuk itu, tutur mantan Bupati Belitung Timur tersebut, Pemprov DKI menawarkan untuk membeli tanah mereka, mumpung harganya belum naik.

"Ya sudah jual aja, kalau enggak mau juga, maunya apa? Masak arogan. Justru yang menolak MRT lebih arogan," ujar Basuki.

Dalam hitungannya, tanah di sekitar Lebak Bulus akan naik karena kelak Lebak Bulus menuju Bundaran HI bisa ditempuh hanya dalam waktu 30 menit.

"Kalau tidak mau jual, demo aja, menolak. Menolak mana bisa sih, orang proyek sudah dicanangkan tahun 20 tahun yang lalu," ujarnya.

"Memaksakan subway, emang tidak membahayakan kalau semuanya subway? Itu uang mau tambah berapa?" cetusnya lagi.

"Anda lebih sombong jika tidak memberikan solusi untuk transportasi massal, egois," ucap Basuki.

Editor: Gusti Sawabi
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1768521 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas