• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 30 Agustus 2014
Tribun Jakarta

Bentrok di Pulogadung Dipicu Penusukan Tukang Ojek

Minggu, 12 Mei 2013 21:48 WIB
Bentrok di Pulogadung Dipicu Penusukan Tukang Ojek
NET

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bentrok ormas dan preman pecah di Pulogadung. Penyebabnya diduga karena ada seorang tukang ojek yang ditusuk penumpangnya.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB di Kampung Warung Jengkol, Rawa Teratai, Cakung, Jakarta Timur.

"Saudara Naser tukang ojek sedang menunggu penumpang di pangkalan IGI kemudian dapat penumpang yang diduga orang Palembang nama belum diketahui untuk antar di terminal Pulogadung sesampai di depan warung Padang depan terminal bus turun dan memberikan ongkos Rp 7000. Naser teriak kurang. Setelah itu penumpang marah , dan menusuk korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto dalam pesan singkatnya kepada Tribunnews, Minggu(12/5/2013).

Menurut Rikwanto, setelah penusukan kemudian Naser pulang dan bertemu adiknya bernama Bargot (Deni) bersama dua orang temannya Iwan ,Mawi. Mereka kemudian datang ke lokasi penusukan kemudian diserang oleh kelompok tidak dikenal yang menurut pengakuan salah seorang diantaranya bernama Deni adalah kelompok Palembang 

"Setelah itu terjadi keributan Deni CS. Diserang dan 3 otor dibakar, motor Mio B 3316 SCK milik Deni ,Yamaha RX King nopol tidak ada warna hitam milik Santong ,Yupiter MX B 8384 SGU milik Mawi. Korban diarahkan buat laporan di Polres Metro Jaktim," ujar Rikwanto.

Sebelumnya, bentrok antar ormas dan preman pecah di Terminal Pulogadung. Berdasarkan informasi dari situs TMC Polda Metro Jaya peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.

Petugas Piket TMC Polda Metro Jaya saat dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut.

"Ya betul," kata petugas tersebut saat dikonfirmasi, Minggu(12/5/2013).

Informasi yang dihimpun Tribunnews ada tiga sepeda motor yang dibakar di lokasi bentrok tersebut.

Namun, petugas piket TMC Polda Metro Jaya meminta hal tersebut dikonfirmasi ke pihak Polsek setempat.

"Informasi soal itu silakan langsung ke Polsek," katanya.

Penulis: Willy Widianto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1776452 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas