Senin, 30 Maret 2015
Tribun Jakarta

Kronologi Bentrok Ormas dan Preman di Pulogadung

Minggu, 12 Mei 2013 22:03 WIB

Kronologi Bentrok Ormas dan Preman di Pulogadung
Ilustrasi Bentrokan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satu orang mengalami luka tusuk. Orang tersebut merupakan tukang ojek yang biasa mangkal di kawasan Pulogadung.

Penusukan itulah yang kemudian memicu bentrok antara ormas dan preman di depan terminal Pulogadung yang mengakibatkan tiga sepeda motor hangus dibakar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB di Kampung Warung Jengkol, Rawa Teratai, Cakung, Jakarta Timur.

"Saudara Naser tukang ojek sedang menunggu penumpang di pangkalan IGI kemudian dapat penumpang yang diduga orang Palembang nama belum diketahui untuk antar di terminal Pulogadung sesampai di depan warung Padang depan terminal bus turun dan memberikan ongkos Rp 7000. Naser teriak kurang. Setelah itu penumpang marah , dan menusuk korban," kata Rikwanto dalam pesan singkatnya kepada Tribunnews, Minggu(12/5/2013).

Menurut Rikwanto, setelah penusukan kemudian Naser pulang dan bertemu adiknya bernama Bargot (Deni) bersama dua orang temannya Iwan ,Mawi. Mereka kemudian datang ke lokasi penusukan kemudian diserang oleh kelompok tidak dikenal yang menurut pengakuan salah seorang diantaranya bernama Deni adalah kelompok Palembang

"Setelah itu terjadi keributan Deni CS. Diserang dan 3 otor dibakar, motor Mio B 3316 SCK milik Deni ,Yamaha RX King nopol tidak ada warna hitam milik Santong ,Yupiter MX B 8384 SGU milik Mawi. Korban diarahkan buat laporan di Polres Metro Jaktim," ujar Rikwanto.

Sebelumnya, bentrok antar ormas dan preman pecah di Terminal Pulogadung. Berdasarkan informasi dari situs TMC Polda Metro Jaya peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.

Halaman12
Penulis: Willy Widianto
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas