Minggu, 23 November 2014
Tribun Jakarta

Harga Panic Button Hanya Rp 7 Juta

Selasa, 14 Mei 2013 00:20 WIB

Harga Panic Button Hanya Rp 7 Juta
rodpedersen.com
Panic button

Laporan Warta Kota, Budi Sam Law Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- President Direktur PT Datareka Integrasia, Cecelia Siby, selaku perusahaan penyedia alat dan infrastruktur panic button mengatakan untuk wilayah Jakarta, Depok, Bekasi dan Bogor mengatakan, harga instalasi panic button untuk pengamanan toko dari aksi kriminal tidaklah mahal.

Untuk harga dan pemasangannya, kata Cecelia hanya Rp 7 Juta. "Nama seperangkat alatnya adalah Secura. Kami yang merancang, membuat dan menciptakannya lalu bekerja sama dengan kepolisian yakni 10 Polres di Jakarta, Bekasi, Depok dan Bogor. Harga alat ini Rp 7 Juta," papar Cecelia kepada Warta Kota, Senin (13/5/2013).

Menurut Cecilia harga itu sudah sekaligus pemasangan yang dilakukan pihaknya di tempat usaha yang dimaksud.

Secura, kata Cecelia bekerja menggunakan modem sinyal GPRS yang terkoneksi dengan server di setiap polres. Dengan begitu, maka alat ini menggunakan provider lewat jaringan kartu seluler.

Karenanya perawatan alat ini sangat mudah yakni hanya mengisi pulsa kartu seluler sebesar Rp 20.000 setiap bulan agar kartu aktif dan selalu hidup.

Saat tombol panic button dipencet, kata Cecelia, maka sinyal sekaligus suara alarm akan sampai di server induk di Polres.

Di server induk yang terpantau di layar monitor akan terlihat melalui peta, titik mana yang memencet panic button sekaligus alamatnya. "Di layar monitor di polres, akan keluar alamat minimarkernya sekaligus dengan peta dimana minimarket itu berada," kata Cecelia.

Dengan terhubung melalui sambungan modem jaringan GPRS, Cecelia tidak menampik adanya kemungkinan gangguan sinyal yang menghambat penggunaan panic button.

Walaupun begitu, kata Cecelia, gangguan akibat sinyal itu sangat kecil. "Perbandingannya satu banding seribu, jika terjadi gangguan sinyal," katanya. Keunggulan alat ini, tambah Cecelia, meskipun listrik padam, alat masih mampu mengirimkan sinyal.
Menurut Cecelia, pemasangan alat panic button ini untuk Jakarta, Bekasi, Depok, dan Bogor sudah dilakukan sejak enam bulan lalu.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Warta Kota

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas