• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 24 Oktober 2014
Tribun Jakarta

Warga Klender Mengamuk Tolak Upaya Penggusuran

Selasa, 14 Mei 2013 18:19 WIB
Warga Klender Mengamuk Tolak Upaya Penggusuran
TRIBUNNEWS/Wahyu Aji
Warga Klender protes upaya penggusuran, Selasa(14/5/2013). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ratusan kepala keluarga di Jalan I Gusti Ngurah Rai RT 08 RW 12, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur mengamuk lantaran tanah yang sudah dihuni sekitar 32 tahun rencananya akan digusur oleh PT Graha Karisma.

Puluhan ibu-ibu yang histeris sambil berteriak, mengecam aksi perusahaan yang menggunakan preman untuk melakukan teror berharap mereka pindah dari tanah puluhan hektar tersebut.

Kuasa hukum warga, Patuan Nainggolan menuturkan bahwa secara tiba-tiba PT Graha Cipta Karisma mensomasi warga untuk segera meninggalkan tanah tersebut. Namun menurutnya, hal tersebut tak ditanggapi. Mereka pun mengadukan hal tersebut ke gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

"Dari situ atas perintah Wali Kota Jakarta Timur ada Satpol PP yang mengatakkan akan melakukan eksekusi hari Kamis 16 Mei besok. Kami melihat ada tindakan semena-mena, pemerintah hanya memikirkan sebelah pihak tanpa memikirkan kelompok ini," tegas Patuan kepada wartawan di lokasi, Selasa (14/5/2013).

Menurut Patuan, seharusnya gubernur melihat langsung terlebih dulu kondisi di lapangan. Warga pun dibuat kecewa dengan keputusan tersebut.

Dikatakan Patuan, begitu banyak bangunan semi permanen yang berdiri di sepanjang Jalan I Gusti Ngurah Rai. Ia mengecam, kenapa hanya pemukiman warga asal Madura saja yang digusur.

"Kami sudah 32 tahun anak-beranak disini. Kalau sampai digusur akan ada perang darah," teriak seorang ibu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebagai wilayah yang strategis dikawasan tersebut akan dibangun sebuah perumahan elit dari pengembang. Bahkan menurut Patuan, PT Graha Cipta Karisma siap membayarkan Rp 125 juta per kepala, jika warga merelakan tanahnya.

"Gusur itu semua bangunan ratusan hektar di sepanjang Jalan Gusti Ngurah Rai. Jangan hanya kami saja. Ini mau dibisniskan," katanya.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Willy Widianto
0 KOMENTAR
1784152 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas