Selasa, 25 November 2014
Tribun Jakarta

Ini Alasan Jokowi Tunda ke Komnas HAM

Kamis, 16 Mei 2013 16:55 WIB

Ini Alasan Jokowi Tunda ke Komnas HAM
/Warta Kota/adhy kelana/kla
WALKOT JAKSEL DILANTIK JOKOWI DI SETU BABAKAN - Usai melantik Syamsudin Noor menjadi Wali Kota Jakarta Selatan, menggantikan Anas Effendi, di Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (15/5). Jokowi meninjau lansung setu Babakan yang menjadi kebanggaan warga Jagakarsa. Pada kesempatan itu orang nomer satu DKI Jakarta ini berpesan kepada warga Jakarta Selatan untuk selalu menjaga keberadaan setu-setu sebagai kantong air. (Warta Kota/adhy kelana/kla)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nicolas Timothy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sampai pukul 16.00 WIB, Kamis (16/5/2013), Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tak kunjung hadir ke Komnas HAM terkait adanya laporan pelanggaran HAM dalam upaya relokasi warga Waduk Pluit, Muara Baru, Jakarta Utara.

Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi ini memilih datang ke acara seminar menuju 'Jakarta Baru' di Universitas Tarumanegara, Jakarta Barat ketimbang hadir ke Komnas HAM.

Alasan Jokowi mendahulukan acara Seminar di depan ratusan Mahasiswa Universitas Tarumanegara lantaran waktu yang mepet antara undangan Komnas HAM dan acara seminar tersebut.

"Disini ditunggu orang banyak orang banyak tadi. Waktunya gak cukup kita mau ke sana," ujar Jokowi usai menjadi pembicara.

Meski tidak hadir sesuai jam yang telah ditentukan Komnas HAM, Jokowi tetap ingin bertemu dengan komisioner untuk menjelaskan duduk perkara upaya relokasi warga Waduk Pluit.

"Ayo, sekarang kita ini mau ke sana. (Komnas HAM)," ujar Jokowi.

Komnas HAM sendiri, telah melakukan jumpa pers, yang menyatakan bahwa pekan depan akan melakukan pemanggilan ketiga. Meski Jokowi ingin kembali, Komnas HAM tetap menyatakan pertemuan hari ini tetap batal.

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Willy Widianto

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas