Senin, 2 Maret 2015
Tribun Jakarta

Penjaja Burung Keliling ini Ternyata Insinyur Pertanian

Jumat, 17 Mei 2013 09:03 WIB

Penjaja Burung Keliling ini Ternyata Insinyur Pertanian
Warta Kota/Adhy Kelana
Sapto Sunardo alias Sukarna tengah menggendong anak bungsunya Darmawan Satoso yang kemarin sempat terserang penyakit demam di rumahnya di Jalan Damai Bawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (16/5/2013). Sapto yang sehari-hari berkeliling bersama Darmawan berjualan mainan ini bangga dengan kelima anaknya dua diantaranya sempat mendapat beasiswa. (Warta Kota/Adhy Kelana) 

Tribunnes.com, Jakarta - Nama Sapto Sunardo mendadak menyeruak di pemberitaan, setelah fotonya menunggang sepeda onthel dengan anaknya terbaring di setang sepeda terpampang di sebuah media. Gambaran sosok dan kehidupan sederhananya bersama keluarga, tak memperlihatkan bahwa mertuanya adalah seorang mantan diplomat.

Lelaki paruh baya ini adalah Sapto Sunardo. Sehari-hari, dia berkeliling di sekitar kawasan Setu Babakan hingga Pasar Minggu menggunakan sepedanya. Darmawan Santoso, anaknya yang baru berusia tiga tahun, adalah anak lelaki yang selalu menemaninya dan terjepret kamera wartawan sedang tidur di setang sepeda.

"Saya tak ingin menggantungkan hidup pada mertua," kata Sapto saat dijumpai, Kamis (16/5/2013). Dia mengaku ikhlas menjalani hidup sederhana, asalkan dari keringat sendiri. Prinsip ini menurut dia dipahami betul oleh istrinya, Yunita Herawati. Biarlah, kata dia, hidupnya berjalan tanpa tergantung pada orang lain.

"Bapak istri saya diplomat, tapi ya biarlah orangtua mampu ya biar orangtua," ujar Sapto lugas. Kalaupun di Jawa punya rumah banyak, kata dia, pada kenyataannya di Jakarta kehidupannya memang sederhana. Dia dan keluarga tinggal di Jl Moh Kahfi 1, Gang Damai, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Bahkan Sapto enggan menyebutkan nama mertuanya yang mantan diplomat itu, pun membahasnya. Meski demikian, di dinding ruang tamu terpampang potret seseorang yang tengah bersalaman dengan mantan Wakil Presiden Tri Sutrisno berlatar sebuah bandara. Sapto tidak menampik lelaki dalam potret itu adalah ayah sang istri.

Dalam foto lain di ruang yang sama, terlihat juga seorang lelaki tengah bersalaman dengan Presiden Soeharto. Sapto menyebut lelaki itu sebagai paman dari garis ibu, seorang Kepala Koperasi di Boyolali, Jawa Tengah. "Itu adik ibu saya," sebut dia.

Sarjana

Halaman12
Editor: Gusti Sawabi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas