• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Tribun Jakarta

Soal Balapan Liar, Kompolnas Dukung Polda

Minggu, 19 Mei 2013 09:00 WIB
Soal Balapan Liar, Kompolnas Dukung Polda
SERAMBI Banda Aceh/BUDI FATRIA
Ratusan unit sepeda motor yang terjaring razia tim gabungan diamankan di Polresta Banda Aceh, Minggu (18/12). Sejumlah 197 unit sepeda motor itu terjaring saat membubarkan aksi balapan liar di kawasan Jalan Mr Muhammad Hasan, Lamcot, Banda Aceh. (SERAMBI/BUDI FATRIA)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendukung penuh upaya Polda Metro Jaya dalam memberikan tindakan tegas pada para pelaku balapan liar dengan manahan motor para pelaku.

"Selama ini kan tindakannya sesuai Undang-undang Lalulintas, yakni penilangan. Tapi kan di lapangan sepertinya tidak ada efek jera," ungkap  Komisioner Kompolnas, Edi Hasibun pada Tribunnews.com, Minggu (19/5/2013).

Dengan adanya pernyataan Polda Metro Jaya yang akan menindak tegas para pelaku balapan liar tersebut, Edi mengaku pihak Kompolnas sangat mendukung.

"Saya pikir itu bagus kalau motornya dikandangkan, itu untuk menekan balapan liar. Kalau perlu mereka buat surat pernyataan tidak akan melakukan lagi," terang Edi.

Sebelumnya, Wakil Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya AKBP Sambodo Purnomo mengaku pihaknya akan memberikan tindakan keras yang tidak hanya penilangan tapi juga menahan sepeda motor pelaku balapan liar.

"Kalau perlu sepeda motornya dikandangkan, ditahan. Apalagi kalau mereka terbukti melakukan tindak kriminal, pelakunya juga ditahan," tegas Sambodo.

Menurut Sambodo menahan kendaraan merupakan salah satu tindakan tegas yang diharapkan bisa memberi efek jera terhadap para pelaku. Pasalnya, selama ini pelaku hanya diberi tindakan berupa tilang. Dan setelah penilangan selesai, mereka kembali beraksi.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Gusti Sawabi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1802092 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas