• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 2 Agustus 2014
Tribun Jakarta

Pinggir Waduk Pluit akan Dibangun IPAL

Senin, 20 Mei 2013 09:59 WIB
Pinggir Waduk Pluit akan Dibangun IPAL
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
PENGERUKAN WADUK PLUIT - Alat berat sedang melakukan pengerukan di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (15/5/2013). Sejumlah warga menolak surat perintah penggusuran rumah di Garuda Mas, Waduk Pluit. Warga meminta pemerintah mengadakan dialog bersama mereka. (Warta Kota/angga bhagya nugraha) 

Laporan wartawan Wartakotalive.com, Bintang Pradewo

Tribunnews.com, Jakarta -  Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membongkar beberapa bangunan di pinggiran bantaran Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Hal ini dilakukan karena Pemprov DKI akan membangun Instalasi  Pengolahan Air Limbah (IPAL) di daerah tersebut.

"(Bangunan liar) Itu kita mau bongkar dan akan kita buat IPAL," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama kepada wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (20/5/2013).

Pria yang akrab disapa Ahok itu menjelaskan mengapa Pemprov DKI akan membangun IPAL di sekeliling pinggiran Waduk Pluit. Pasalnya, aliran air dari Kanal Banjir Barat (KBB) dan Kanal Banjir Timur (KBT) berujung ke laut melalui Waduk Pluit. Sehingga perlu adanya pengelolaan air yang bagus.

"Kita juga kekurangan sumber air. Bayangkan kalau dinormalisasi bisa 6 juta kubik saja, itu kan 80 hektar," kata Ahok.

Kemudian, mantan Bupati Belitung Timur itu menegaskan bahwa dipinggiran Waduk Pluit hanya boleh dibangun fasilitas umum. Sedangkan untuk kawasan komersil seperti cafe atau restoran tidak diperbolehkan.

"Jadi bangunan yang boleh toilet, sebatas fasilitas umumlah. (Bangunan komersil) Dulu awalnya itu, permintaan, kadang organisasi minta, ini minta itu, akhirnya begitu, menguasai," tuntasnya.(M17)

Editor: Gusti Sawabi
Sumber: Warta Kota
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1805492 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas