Minggu, 21 Desember 2014
Tribun Jakarta

Terekam CCTV, Rampok Motor di Duren Sawit Beraksi 2 Menit

Kamis, 23 Mei 2013 16:41 WIB

Terekam CCTV, Rampok Motor di Duren Sawit Beraksi 2 Menit
www.mjknightsmilitaryeffects.co.uk
ILUSTRASI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi perampokan sepeda motor yang mengumbar satu kali tembakan di warnet Byan Net di Jalan Pendidikan, Duren Sawit, Jakarta Timur,  Duren Sawit sempat terekam CCTV, Kamis (23/5/2013) dini hari.

Kapolsek Duren Sawit Kompol Imran Gultom menuturkan, saat ini pihaknya telah mengamankan rekaman CCTV milik warnet tersebut. Aksi perampokan tersebut terbilang singkat.

"Rekaman CCTV sudah kita amankan, untuk kepentingan penyelidikan, aksinya cepat sekali tidak sampai lima menit," katanya saat dihubungi wartawan.

Berdasarkan hasil rekaman CCTV yang diputarkan pemilik warnet CCTV tersebut terpasang di halaman parkir warnet. Awalnya telihat seorang pria dengan mengenakan topi dan membawa tas selempang merogoh suatu alat ditas pinggangnya.

Pria tersebut tampak dengan tenang mendekati satu sepeda motor berukuran besar yang diketahui merupakan sepeda motor Honda GL Pro dengan nomor polisi B. 6553 UDA dari tiga sepeda motor yang terpakir dihalaman warnet.

Tidak lama berselang seorang pria dengan berbadan sedang langsung menyambi sepeda motor disamping pria pertama. Aksi tersebut sempat diketahui penjaga warnet Angga. Saat ditemui secara terpisah Angga (19) mengaku melihat dua orang pelaku sedang merusak kunci sepeda motor yang terpakir di halaman warnetnya yang dijaganya.

"Begitu saya keluar, ada dua orang lagi ngerusak kunci Motor," kata Angga.

Angga menuturkan, dirinya sempat berjalan mendekati pintu keluar langsung meneriaki kedua pelaku maling. Teriakan tersebut disambut dengan salah satu pengunjung Sandi yang menjadi korban tembakan senjata api perampok tersebut.

"Woi, ngapain lo, dekat motor gue," ujarnya sambil menirukan perkataan Sandi.

Saat itu salah seorang pelaku mengeluarkan senjata api dan menembakkan ke lengan kanan Sandi. Hingga saat ini polisi masih melakukan pengejaran.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas