• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 21 Agustus 2014
Tribun Jakarta

Ratusan Pasang Nikah Siri Akhirnya Dapat Surat Nikah

Jumat, 24 Mei 2013 14:06 WIB
Ratusan Pasang Nikah Siri Akhirnya Dapat Surat Nikah
TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI GHOZALI
Ilustrasi

 Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Ratusan pasang suami istri yang menikah dengan status menikah siri melalui acara yang digelar Muhammad Sanusi Center (MSC) akhirnya mendapat buku nikah resmi dari Pengadilan Agama Jakarta Timur, Jumat (24/5/2013).

Dalam acara yang dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama dan ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI selaku penggagas acara di Jl Tengah Gang Musala, Kelurahan Tengah, Kramat Jati, RT 04 RW 09, Jakarta Timur, 150 pasangan yang berusia antara 18-55 tahun menjalani sidang isbat nikah.

Setiap pasangan secara bergantian dinikahkan dalam sebuah ruangan 4x3 meter. Ada hakim dan dua saksi di dalam. Sang hakim lalu menanyakan status pernikahan pasangan itu.

Setelah data dicatat, mereka lalu menyelesaikan administrasi untuk mendapatkan surat nikah. Para peserta pun tersenyum saat mendapat dokumen penting itu.

"Ada yang sudah punya cucu, ada yang ibunya baru didaftarkan, ada juga yang anaknya ikutan," kata Farid, koordinator panitia.

Ahok yang hadir dan memberikan selamat kepada salah satu pasangan menuturkan, cita-cita pemerintah melalui regulasi pernikahan menghadapi kendala pada tingkat kesadaran hukum di masyarakat. Menurutnya realita dikalangan warga, banyak peristiwa hukum perkawinan yang tidak dicatatkan atau nikah siri.

"Saya sudah tegaskan kepada Biro Pendidikan dan Mental Spiritual
(Dikmental), kami itu tidak ingin lagi ada orang yang tidak punya KTP, tidak punya KK, tidak punya akte lahir, termasuk surat nikah yang harus ada isbat. Nah ini lagi kami garap dengan Biro Dikmental," kata Ahok kepada wartawan.

Dikatakan Ahok, bagi warga yang tidak bisa mendapatkan akta lahir, hal tersebut ialah pelanggaran HAM yang paling dasar.

"Tidak akan ada lagi orang miskin terus pasrah ngga bisa buat akte pernikahan. Tahun ini akan kita anggarkan untuk itu," lanjutnya.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Hendra Gunawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1824922 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas