• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 21 April 2014
Tribun Jakarta

Avanza Dihajar KRL Usai Terobos Palang Pintu Kereta

Rabu, 12 Juni 2013 18:25 WIB
Avanza Dihajar KRL Usai Terobos Palang Pintu Kereta
NET
ILUSTRASI

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Bintang Pradewo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Toyota Avanza warna hitam bernomor polisi B 1430 UFC, ditabrak kereta api commuter line jurusan Bogor-Kota di perlintasan kereta Jalan Industri, Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2013).

Itu setelah mobil nekat menerobos palang pintu yang sudah ditutup.

"Avanza berjalan dari timur ke barat, tepatnya dari Jalan Rajawali Selatan ke Jalan Industri, lalu tertabrak KRL," kata Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Pusat Ajun Komisaris Bremen S di pos polisi Lapangan Banteng, Rabu (12/6/2013).

Bremen menjelaskan, Toyota Avanza tertabrak di bagian ekor belakang, dan sempat terseret hingga enam meter.

Mobil nahas yang dikendarai Boen Kiam Eng, warga Pademangan II, Jakarta Utara, tetap nekat menerobos palang pintu kereta yang saat itu sudah tertutup, sekitar pukul 11.45 WIB.

"Mobil terpental sekitar enam meter," imbuhnya.

Bremen menuturkan, mobil berisi tiga orang, terdiri dari suami istri dan seorang mertua pengemudi. Setelah disambar KRL jurusan Bogor-Kota, mobil yang terpental mengenai seorang pengendara motor bernama Ferdian Kristanto (42), yang sedang menunggu di pintu kereta dari arah sebaliknya, karena kereta sedang melintas.

"Pokoknya posisi saya sudah di bawah motor sehabis tertabrak, saya tidak tahu lagi sehabis itu. Saya titip motor di pos polisi lalu saya pulang," tutu Ferdian.

Akibatnya, Ferdian mengalami luka memar di bagian dada, dan Yamaha Vega miliknya rusak. Sedangkan ketiga penumpang di dalam mobil Avanza, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Husada.

Dua orang luka ringan, sedangkan seorang lainnya yang duduk di kursi belakang mobil mengalami luka berat di bagian kepala.

Mobil dan sepeda motor sudah diamankan di pos polisi Lapangan Banteng. Polisi sudah menyatakan bahwa mobil Avanza lah yang bersalah.

Sementara, Samiran (48), Petugas Perlintasan Pintu Kereta menjelaskan, kecelakaan murni kesalahan pengemudi Avanza warna hitam.

Sebab, mobil itu tidak mengikuti aturan dengan berada di lawan arah. Kalau berada di jalur, kata Samiran, mobil itu akan berhenti, karena ada pintu kereta yang telah tertutup.

"Dia salah jalur, mobil itu mau nyerobot sehingga ditabrak KRL. Padahal, kereta sudah memberikan klakson yang kencang," ucapnya.

Samiran memaparkan, Avanza hitam terserempet di bagian belakang oleh KRL. Bemper belakang serta lampu, menurut Samiran, mengalami rusak berat.

"Lampu bagian belakang pada copot semua," katanya. (*)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1899322 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas