Kamis, 18 Desember 2014
Tribun Jakarta

Komplotan Curanmor Indramayu Sudah Beraksi 30 Kali di Jakarta

Senin, 24 Juni 2013 15:21 WIB

Komplotan Curanmor Indramayu Sudah Beraksi 30 Kali di Jakarta
Surya/M Taufik
Dua pelaku curanmor babak belur setelah dihajar massa

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Enam orang komplotan curanmor spesialis roda empat asal Indramayu, Jawa barat sudah beraksi sebanyak 30 kali di ibukota.

Saat penggerebekan yang dilakukan oleh Subdit Ranmor Polda Metro Jaya, dari enam pelaku tersebut empat orang berhasil diringkus dan dua lainnya DPO.

"Tersangka yang berhasil diringkus yakni TYD alias PC berperan mengawasi dan membawa mobil curian, WLM berperan pengawasan situasi dan mencari mobil rental, AMD sebagai penadah tewas ditembak petugas, dan AS berperan mencari mobil rental," ujar Kasat Ranmor Polda Metro Jaya, AKBP Arie Ardian, Senin (24/6/2013) di Mapolda Metro Jaya.

Sementara dua DPO yang masih diburu yakni AB alias KLM berperan sebagai pemetik dan EK alias SWR berperan sebagai Kapten dan penghubung ke penadah.

Slamet menuturkan modus yang dilakukan pelaku yakni empat pelaku menggunakan mobil rental dari Jakarta yang dicarikan oleh tersangka AS. Dengan dilengkapi alat-alat pencurian, para pelaku berangkat dari Indramayu menuju ke Jakarta.

Sampai di Jakarta, pelaku berputar mencari mobil yang hendak dicuri. Lalu setelah didapat mereka berbagi peran yakni ada yang mengawasi, standby di mobil, masuk ke kolong mobil memotong kabel alarm.

"Aksi mereka tak lebih dari lima menit, mobil bisa digondol. Mereka potong kabel alaram, pintu mobil dicolok pakai letter T lalu pelaku masuk mobil melepas soket mobil alarm. Lalu dibor kunci kontak dan membuka kap mesin mencabut accu agar lampu tidak berkedip," tutur Arie.

Kemudian berdasarkan hasil pemeriksaan pada para pelaku, diketahui mereka sudah beraksi sebanyak 30 kali di Jakarta lalu mobil hasil curiannya dijual ke penadah di Karawang seharga 15-20 juta rupiah.

Tak hanya meringkus para pelaku di Karawang, Jawa Barat polisi juga menyita sejumlah barang bukti yakni beberapa plat nomot, tiga mobil hasil curian, kunci letter T, dan lainnya.

Atas perbuatannya para pelaku dikenakan pasal 363 pencurian dengan pemberatan dengan ancaman diatas 5 tahun penjara.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Willy Widianto

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas