Selasa, 23 Desember 2014
Tribun Jakarta

Awas, Perampokan Uang THR

Rabu, 26 Juni 2013 18:26 WIB

Awas, Perampokan Uang THR
int
ilustrasi

Laporan Warta Kota, Budi Sam Law Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Trend tindak pidana kejahatan jalanan disaat dan menjelang bulan Ramadhan tahun ini diprediksi meningkat, seperti yang biasa terjadi setiap tahunnya.

Untuk mengantisipasi hal itu, Polda Metro Jaya sudah membentuk tim khusus. Salah satu yang diimbau diwaspadai karena dinilai rawan perampokan, adalah para pegawai perusahaan yang mengambil uang tunjangan hari raya (THR) di bank.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto mengatakan pegawai yang mengambil dana THR sangat rawan akan tindak pidana perampokan. Karenanya, Rikwanto menghimbau mereka meminta pengawalan kepolisian saat akan mengambil uang tersebut dan membawanya ke perusahaan di mana kantor mereka berada.

"Dana THR pegawai itu, sangat rawan perampokan. Kami harapkan perusahaan meminta pengawalan kepolisian, karena ini uangnya besar. Pengawalan kami berikan gratis," kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (26/6/2013).

Rikwanto mengakui secara umum pada saat bulan Ramadhan kejahatan cenderung meningkat secara kualitas. Hal ini, katanya, selalu terjadi setiap tahunnya.

"Karena memang diantara para pelaku ini, biasanya ingin mencari keuntungan dan tambahan ekonomi jelang Lebaran dengan cara yang ilegal," kata Rikwanto.

Karenanya, kata Rikwanto, pihaknya akan lebih mengefektifkan patroli baik dari Polsek maupun Polres di wilayah Polda.

"Kami juga antisipasi dimana tempat-tempat masyarakat berkumpul serta pusat ekonomi atau perbelanjaan," kata Rikwanto.

Sebab, kata Rikwanto, ditempat itu biasanya tindak kejahatan jambret juga kerap terjadi pada jelang dan di bulan puasa.

Rikwanto menuturkan pihaknya juga akan mengefektifkan patroli untuk mengantisipasi pencurian rumah-rumah kosong yang ditinggal penghuninya pulang kampung.

Secara umum, katanya, jam-jam rawan pencurian di rumah kosong atau perampokan justru terjadi pada siang hari. "Biasanya dua minggu menjelang Lebaran, kawanan ini mulai beraksi. Dan kami akan mengantisipasinya," kata Rikwanto.

Untuk mengantisipasi perampokan yang biasanya marak terjadi setiap menjelang bulan Ramadhan, Polda Metro Jaya membentuk tim khusus untuk memantau dan mengantisipasi maraknya tindak pidana jalanan tersebut.

Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Slamet Riyanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (26/6/2013) mengatakan tim khusus yang dibentuk akan bertugas mengawasi dan melakukan pendataan kelompok-kelompok mana saja yang diduga terkait jaringan kawanan perampok yang pernah beraksi sebelumnya dan pernah dibekuk polisi.

"Data dan foto-foto mereka ada pada kita. Selain itu kami juga menantisipasi adanya kelompok baru. Karenanya kami bentuk tim untuk itu" kata Slamet.

Selain itu, katanya, pihaknya memperketat pengamanan dan mengintensifkan patroli serta penjagaan di pusat-pusat bisnis dan objek vital.

Editor: Johnson Simanjuntak
Sumber: Warta Kota

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas