Selasa, 21 April 2015
Tribun Jakarta

Pejara tak Membuat Jera Freddy Budiman

Jumat, 19 Juli 2013 14:12 WIB

Pejara tak Membuat Jera Freddy Budiman
metrovtnews.com
Freddy Budiman

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Kontainer itu tiba di Pelabuhan Jakarta International Container Terminal (JICT) Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Kami mendapat informasi tentang pengiriman narkoba dari China. Sejak saat itu, petugas melakukan pengawasan terhadap container tersebut hingga pengurusan administrasinya selesai," Kasubag Humas Badan Narkotika Nasional (BNN), Sumirat Dwiyanto menjelaskan.

Sebuah paket besar impor ekstasi itu berawal dari datangnya sebuah kontainer pada 8 Mei 2012. Kontainer bernomor TGHU 0683898 itu diangkut kapal YM Instruction Voyage 93 S, berangkat dari Pelabuhan Lianyungan, Shenzhen, China, tujuan Jakarta untuk Freddy Budiman.

Freddy, pria berusia 37 tahun ini  boleh dibilang sosok yang nekat. Berkali-kali menghuni penjara dalam kasus narkoba, namun tidak pernah jera. Bahkan, ketika menghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang, Jakarta, ia masih bisa mengorganisir penyelundupan 1.412.475 pil ekstasi dari China dan 400.000 ekstasi dari Belanda.

Pengurusan administrasi dilakukan oknum pegawai Primer Koperasi Kalta Bais (Badan Intelijen Strategis) TNI berinisial S. Ia memalsukan tanda tangan Kepala Koperasi Primkop Kalta sehingga alamat tujuan tertulis Primkop Kalta, Bais TNI. S juga mengubah data packing list untuk menurunkan bea masuk dan selanjutnya selisih pembayaran bea masuk dinikmatinya sendiri.

"Modus operandi pengurusan kontainer ini dilakukan dengan cara S menerima order pekerjaan dari AS atas impor barang berupa fish tank and accessories di dalam satu kontainer. S memalsukan tanda tangan surat yang seharusnya ditandatangani Ketua Primkop Kalta," kata Sumirat.

Pada 25 Mei 2012, pukul 11.00 WIB, petugas BNN menangkap RS yang diduga sebagai pengendali pengiriman kontainer. Pada hari yang sama, sekitar pukul 18.00, kontainer tersebut dikeluarkan dari JITC Tanjung Priok.

Halaman12
Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Editor: Rachmat Hidayat
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas