• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 30 Juli 2014
Tribun Jakarta

Haji Lulung, dari Tukang Sampah Sampai Jeep 'DKI 1 HL'

Minggu, 28 Juli 2013 15:58 WIB
Haji Lulung, dari Tukang Sampah Sampai Jeep 'DKI 1 HL'
Wartakota/Ahmad Sabran
Mobil Wrangler Hijau Milik Haji Lulung 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sosok Abraham Lunggana alias Haji Lulung mungkin tidak asing bagi warga Tanah Abang, Jakarta Pusat. Namun bagi warga DKI Jakarta lainnya, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mungkin baru terdengar.

Pasalnya, ia bersitegang dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama terkait saling tuding masalah Pedagang Kaki Lima (PKL) di pusat grosir terbesar di Asia Tenggara itu. Meski sering disebut sebagai Preman, Lulung mengaku tidak senang dengan sebutan itu.

”Saya ini delapan bersaudara, pas bapak saya meninggal, ibu saya goreng telur dipotong delapan, saya nggak tega, akhirnya saya berhenti sekolah, saya jadi tukang sampah di Tanah Abang,” jelas Lulung.

Ia kemudian mengumpulkan uangnya dan belajar menjual barang bekas. Ia juga membantu pedagang-pedagang di Tanah Abang untuk membuat surat-surat kependudukan, dan akhirnya mengelola parkir dan keamanan.

”Coba tanya siapa saja di Tanah Abang, mana pernah Lulung memeras,” ujar kelahiran 24 Juli 1959. Lulung pun mendirikan Koperasi Bina Tanah Abang (KOBINA) sekitar tahun 1985. Ia menegaskan usahanya sama sekali tidak ada hubungannya dengan premanisme.

Lulung mendirikan PT Putraja Perkasa, PT Tujuh Fajar Gemilang, dan PT Satu Komando Nusantara yang bergerak di bidang jasa keamanan, kemudian PT Putraja Parking untuk operator parkir.

”Saya punya 7000 karyawan, masa dibilang preman, Allah yang berikan saya jalan, hingga bisa jadi Wakil Ketua DPRD,” jelasnya.

Perjalanan hidup Lulung pun membuat dirinya kaya raya dan masuk menjadi anggota legislatif di DKI. Selain memiliki sejumlah toko di Tanah Abang, sejumlah perusahaan, ia juga memiliki mobil mewah seharga miliaran rupiah. Pengamatan Warta Kota, pria bercambang panjang ini sejak sebulan lalu selalu memarkir kendaraannya di gedung DPRD DKI Jakarta.

Kendaraan Jeep Wrangler hijau itu selalu menarik perhatian siapa pun yang melewati area parkir DPRD DKI Jakarta. Pasalnya, plat nomor polisi keluaran Bali, menempel di bempernya. Nomor DK 11 HL yang angka pertamanya digeser dekat DK. Sehingga sering terbaca menjadi DKI 1 HL. Dua huruf terakhir menggambarkan nama sebutannya, Haji Lulung.

Editor: Willy Widianto
Sumber: Warta Kota
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
22 KOMENTAR
2089011 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Suhandadinata-Rabu, 7 Agustus 2013 Laporkan
    DASAR PREMAN KAMPUNGAN NGAKU JADI ORANG BAEK2, TUNJUKAN KENEGARAWAN KAMU KALO MEMANG WAKIL RAKYAT,BUKANNYA MENGHALANGI USAHA PEMERINTAH MEMBENAHI PKL YG SEMERAWUT. JELASLAH KALAU KAMU KEPALA PREMAN DI TENABANG, SETORAN MU AKAN HABIS KALO TIDAK ADA PKL DAG
  • Fan Zul-Jumat, 2 Agustus 2013 Laporkan
    asiikk, putus sekolah jd wakil ketua dprd, kasihan yg pada sekolah, hahahahahah
  • Fan Zul-Jumat, 2 Agustus 2013 Laporkan
    asiikk, putus sekolah jd wakil ketua dprd, kasihan yg pada sekolah, hahahahahah
  • chethul sumarap-Kamis, 1 Agustus 2013 Laporkan
    Plat Nomornya menunjukkan AROGANSI
  • chethul sumarap-Kamis, 1 Agustus 2013 Laporkan
    2014. Jangan pilih lagi!
  • guebanget-Selasa, 30 Juli 2013 Laporkan
    Sodara sebangsa dan setanah air ,sangat berBahaya kalo sdh ada preman yg masuk politik apalagi sdh masuk ke dewan legislatif,mari berantas !!
  • sugeng riyadi-Selasa, 30 Juli 2013 Laporkan
    haji lulung yang terhormat :bg preman
    haji lulung yang terjahat bagiku
    dasar haji preman
  • Hadi Ananda-Selasa, 30 Juli 2013 Laporkan
    Ternyata ya HL lah penguasa TA. Ya mang manajemen Preman yang di pakai HL. Makanya susah ngatur TA. .........................ckckckck
  • yusuf.sie-Selasa, 30 Juli 2013 Laporkan
    Pantas MENTAL SAMPAH mana bisa diatur,haji Juga haji Preman..kalau Haji itu harus bisa menjadi Contoh..Mendukung perbaikan ,dan kebaikan..orang orang bikin semrawut kok malah di bela ..ngawut..ini pak Lontong DPR.
  • Krisyanto-Selasa, 30 Juli 2013 Laporkan
    klo dah keganggu kepentingannya ya pasti ngamuk.... aplgi Haji LULUNG yg terhormat ini byk sekali kepentingannya di tanah abang.... masa nya paling anak buahnya yg mengatasnamakan RAS tertentu...
  • Juniar Sipahutar-Selasa, 30 Juli 2013 Laporkan
    Perlu diteliti ulang dpt ijazah darimana Pak, putus sekolah tapi bisa jadi ketua DPC nya PPP
  • suci trilestari-Selasa, 30 Juli 2013 Laporkan
    pak haji lulung,,jujur dech tamatan skolah nya apa sih??? ko bs jd wakil ketua DPRD????
    jls bgts bpk ngmong riwayat hidup bpk sptrti ini ( ”Saya ini delapan bersaudara, pas bapak saya meninggal, ibu saya goreng telur dipotong delapan, saya nggak tega,
  • durie-Selasa, 30 Juli 2013 Laporkan
    gemana ga kaya...orang jadi ketuanya preman..di tanah abang..!makanya sewot and jadi kebakaran jenggot pas di bilang ada DPRD yg beking tanah abang..!biasanya kalau orang berbuat salah dan di tegur itu lebih galak dan arogan dan menyerang orang yg menegur
  • Buklan Perera-Selasa, 30 Juli 2013 Laporkan
    Pengerahan massa, bukan pada penjahat....sungguh gaya preman....tidak ada kata lain...
  • herry bontar-Selasa, 30 Juli 2013 Laporkan
    Pantassss..wong Pendidikanny aja gak ngedukung dan juga kepentinganny diTanah Abang seabreg..makany Perubahan Jakarta akan terhambat oleh Oknum2 Dewan yg gak berkualitas..
    Pola pikir Preman yg cenderung menghalalkan sgla cara..
  • Kampret Pol-Selasa, 30 Juli 2013 Laporkan
    Kok bs sekolah ga lulus jd anggota bahkan wakil ketua dprd? Partainya bgm nih?ketuanya aja belain fpi terus...pppretttt !!makanya anak buahnya ga beres spt ini...hhuuuuhhhhh !!!
  • saputra-Senin, 29 Juli 2013 Laporkan
    katanya putus sekolah, putus sekolah kok bisa jadi anggota DPRD...aneh
  • Much To Diyan-Senin, 29 Juli 2013 Laporkan
    harap maklum,dia jadi dprd karena didukung preman2 anak buahnya,jd ga sekolahpun bias jd,apalagi mentri dlm negrinya di ancam mau di tembak,walaupun ijsahnya palsu ya tetap lolos.ITULAH INDONESIA.
  • jaenuri bin kaltum-Minggu, 28 Juli 2013 Laporkan
    Pak Haji mending loe pergi tuh ke pasar abang yah...ntar beliin rawit 4 kg, loe ulek ulek trus pake deh wudhu..!! Heran nih dgn pak haji satu nih,udah jelas loe gak tamat sekolah...trus loe jadi wakil dewan,gak berasa loe kepolosan loe jie mbongkar masala
  • yanas-Minggu, 28 Juli 2013 Laporkan
    sekolahnya ga kelar tp koq bs jd Wkl Ketua DPRD ya ????
  • Tampilkan lainnya
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas